Berita

kerusuhan benghazi/reuters

Dunia

Ratusan Warga Benghazi Tolak Keberadaan Milisi Ansar al Sharia

SABTU, 22 SEPTEMBER 2012 | 12:50 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ratusan warga Benghazi kembali turun ke jalan, namun aksi kali ini bukan untuk memprotes beredarnya film yang menghina Nabi Muhammad seperti pada pekan lalu. Melainkan untuk memprotes keberadaan milisi Ansar al Sharia di Libya.

Warga Benghazi menganggap kelompok ekstrimis ini sebagai dalang dibalik aksi damai yang berubah menjadi kerusuhan pada pekan lalu di konsulat AS dan menewaskan Christopher Stevens, Dubes AS untuk Libya.

"Kami menuntut keadilan bagi Stevens, karena Libya merasa kehilangan seorang teman," tulis para demonstran di dalam spanduk mereka, seperti dikutip Reuters (Sabtu, 22/9).


Dalam aksinya, mereka juga menuntut agar pemerintah Libya melarang keberadaan milisi Ansar al-Sharia, sekaligus melucuti senjata yang mereka dapatkan semenjak aksi penggulingan Kolonel Muammar Gaddafi setahun silam.

Ratusan demonstran ini kemudian menyerbu markas Ansar al Sharia di Benghazi. Mereka merusak bendera dan membakar sejumlah kendaraan yang berada di dalam markas kelompok tersebut. Beberapa orang juga terlihat naik ke atap gedung sebagai upaya menduduki gedung tersebut.

Sejumlah saksi mata juga mengatakan bahwa anggota milisi membalas serangan itu dengan melepaskan tembakan ke arah kerumunan massa. Tetapi hingga saat ini belum ada laporan pasti apakah ada korban tewas atau terluka dalam insiden itu.[ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya