Berita

Agus Martowardojo

Bisnis

BAKN Serahkan Kasus Yang Rugikan Negara 1,14 Triliun

Menteri Agus Marto Janji Perbaiki Kualitas Laporan Keuangan
RABU, 12 SEPTEMBER 2012 | 08:27 WIB

Menteri Keuangan Agus Martowardojo berjanji akan meningkatkan kualitas laporan keuangan di birokrasi pemerintah. DPR menyoroti hasil audit BPK terhadap tiga kasus di kementerian yang merugikan negara hingga Rp 1,147 triliun.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Peme­rintah yang bertujuan untuk me­ningkatkan transaparansi dan kua­litas laporan keuangan. Me­nurut Agus Marto, penyelengga­raan raker tersebut untuk meng­hasilkan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) dan Laporan Keuangan Kementerian dan Lembaga (LKKL) dengan kualitas terbaik melalui tindakan nyata dan jelas dari setiap Ke­menterian/Lembaga (K/L).

Raker tersebut mengam­bil te­ma “Peningkatan Kualitas Peng­elolaan Keuangan Peme­rintah dalam rangka Mewujud­kan La­poran Keuangan tahun 2012 dengan Opini Wajar tanpa Peng­ecualian (WTP).”

“Sekaligus menyatukan pema­ha­man atas temuan audit Badan Peme­rik­sa Keuangan (BPK) dan meng­ambil tindakan yang tepat untuk menyelesaikan temuan audit tersebut,” katanya di Ja­karta, kemarin.

Namun berbeda dengan yang dikemukakan Menkeu, kalangan DPR dalam Rapat Paripurna ak­hir­­nya menerima dan mensah­kan laporan Badan Akuntabilitas Ke­uangan Negara (BAKN) DPR ter­kait temuan audit BPK di tiga bidang.

Tiga bidang yang dimak­sud adalah temuan dalam kepatu­han kewajiban perpajakan yang mem­buat hilangnya potensi pene­ri­maan negara sebesar Rp 368,70 miliar, laporan audit pengadaan barang dan jasa dan rekening liar di Kemendiknas dan 16 univer­sitas negeri, serta audit penga­daan sarana dan prasarana pabrik vaksin flu burung di Kemenkes.

Anggota BAKN Sumaryati Arjoso membacakan kesimpulan dari temuan-temuan itu. Selain kerugian penerimaan pajak Rp 368,70 miliar, negara juga dirugi­kan dalam kasus-kasus di Ke­men­diknas sekitar Rp 309 miliar dan Rp 468,98 miliar di proyek pabrik vaksin flu burung. Jadi ka­lau ditotal kerugian negara dari ketiga kasus ini mencapai Rp 1,147 triliun.

Untuk kasus kepatuhan ke­wajiban perpajakan, berdasarkan hasil uji petik BPK di beberapa Kementerian, Sumaryati menya­takan BAKN menyimpulkan bahwa bendaharawan kemente­rian/lembaga pemerintah pusat dan pemda melakukan kesalahan dalam pengenaan dan pemungu­tan pajak. “Bentuknya kesalahan dalam pengenaan jenis pajak, kesalahan dalam pengenaan tarif pajak, kesalahan dalam peneta­pan dasar pengenaan pajak, dan kesalahan karena tidak melaku­kan pemotongan pajak,” kata Sumaryati di Jakarta, kemarin.

Karena itu, BAKN mereko­men­dasikan agar hal itu segera di­tangani oleh Komisi Pemberan­tasan Korupsi (KPK). Seluruh rekomendasi itu diterima oleh se­luruh fraksi yang mengi­kuti rapat paripurna itu.

Dalam berbagai kesempatan, Mendiknas M Nuh membantah hasil audit BPK terkait dugaan ko­rupsi proyek pengadaan labo­ra­torium di 16 Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Proyek laborato­rium tersebut diklaim tidak ada indikasi ko­rupsi. [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

BNI Bawa Tiga UKM Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:23

Api Ludeskan Rumah Tinggal di Cakung Timur

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:14

BNI Geber Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:01

Baznas dan Sound Rhythm Ajak Nonton Bola Sambil Sedekah

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:47

Rano Karno Targetkan 500 Penyanyi Tampil di Bundaran HI

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:16

Simpul Nominee Rumah Sentul

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:00

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Capai 1,13 Juta Penonton

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:52

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:45

KPK Rampungkan Analisis Laporan Penolakan Gratifikasi Raja Juli

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:34

Wamen Investasi: Kepastian Hukum Jadi Faktor Penting Tarik Investor Asing

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:22

Selengkapnya