Berita

Cindy Claudia

Blitz

Cindy Claudia, Korban Malpraktik RSPI

JUMAT, 07 SEPTEMBER 2012 | 08:25 WIB

Cindy Claudia Harahap me­ngaku telah menjadi korban ma­lapraktik Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), Jakarta Selatan. Nyawa pesinetron dan penya­nyi senior ini hampir melayang aki­bat pihak RSPI salah men­diag­nosa penyakit yang dide­ritanya, beberapa bulan lalu.

“Saya 40 hari dirawat, saya sudah hampir mati. Karena salah diagnosa dari RSPI. Tetapi biarlah kesehatan saya sudah membaik saat ini,” ungkap Cindy, kemarin.

Diakui Cindy, penyakit se­benarnya baru diketahui se­te­lah dia berobat ke Singa­pura. Padahal sebelumnya, pihak RSPI mengatakan dia menderi­ta infeksi usus, bahkan telah melakukan tindakan operasi. Namun hasilnya tetap nihil.

“Saya nggak tahu karena nggak sadar saat itu. Saya di­ka­takan infeksi usus. Maka oleh dokter perut saya dibuka, usus saya dikeluarin dan di­bersihin. Ternyata nggak mem­baik, ma­lah semakin parah. Saya ke dok­ter Pluit, tetapi nggak be­rani, karena sudah dibuka oleh RSPI. Akhirnya saya ke Singa­pura. Dua jam saya di sana sudah ketahuan sakit saya apa, yaitu infeksi kandungan,” urai­nya kesal.

Akibat kejadian itu, Cindy dan suaminya, Thoriq Eben Mahmud, berniat menuntut RSPI. Karena hampir meng­hilang­kan nyawa seseorang, maka  RSPI pantas mendapat ganjaran yang setimpal.

Semua pengakuan Cindy tadi direspons miring oleh pihak RSPI. Mengaku kecewa, humas RSPI, Karina menilai kurang layak Cindy mengu­tarakan keluh kesah kepada media. Dia berharap masalah bisa diselesaikan secara baik-baik. “Harusnya Cindy jangan berbicara ke media, tapi lang­sung kepada kita,” sesal Karina saat ditemui wartawan di RSPI, kemarin.

Menurut dia, RSPI akan selalu terbuka dengan kelu­han-keluhan pasien. Mereka akan menanggapi semua komplain dari pasiennya.

“Kalaupun ada komplain seharusnya langsung datang ke sini, jangan berbicara ke me­dia,” tutup Karina. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya