Berita

ilustrasi/ist

Seruan FeD Jakarta: Selamatkan Demokrasi dengan Kamera Anda…

MINGGU, 02 SEPTEMBER 2012 | 07:59 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Forum e-Demokrasi Jakarta tak mau melewatkan putaran kedua pemilihan gubernur DKI Jakarta dengan begitu saja. Bersama Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) DKI Jakarta, lembaga yang dipimpin Radhar Tribaskoro ini akan memantau proses pemberian suara pada putaran final pilgub DKI Jakarta.

Sudah barang tentu, FeD juga mengundang publik untuk ikut terlibat dalam pekerjaan penting ini.

"Setiap warga akan memantau proses penghitungan suara pada formulir C-2 di TPS-TPS terdekat, lalu hasil perhitungan pada formulir C-2 itu difoto, dan kemudian akan dikirimkan ke server FeD Jakarta," tulis FeD Jakarta dalam rilis yang diterima redaksi Minggu pagi (2/9).

Dari data yang dikirimkan warga relawan pemantau TPS se-Jakarta Raya itu selanjutnya FeD Jakarta dan Panwaslu akan melakukan tabulasi suara secara elektronik dalam bentuk e-TSP (elektronik Tabulasi Suara Panwaslu).

E-TSP ini dapat dilihat oleh seluruh warga DKI Jakarta melalui jaringan internet, televisi, maupun aplikasi telepon genggam.

FeD Jakarta yakin cara ini dapat mengurangi dan bahkan menghindari kecurangan serta memastikan penghitungan suara pemilih tidak dimanipulasi.

"Menjadi suatu keharusan bagi setiap warga DKI Jakarta untuk ikut serta mengawal demokrasi, melalui keikutsertaannya menjadi relawan pemantau dan pengawas perhitungan suara di TPS masing-masing," tulis FeD Jakarta lagi.

FeD Jakarta berharap model pemilihan yang bebas kecurangan di Jakarta dapat menjadi contoh untuk diterapkan di daerah lain.

FeD Jakarta akan merekrut 15 ribu relawan pemantau TPS se Jakarta Raya. Pada hari pemungutan suara, 20 September 2012 ini, semua relawan secara serentak akan melalukan serangkaian pemantauan dan pengawasan perhitungan suara di TPS-TPS terdekat.

Dengan cara itu FeD Jakarta yakin e-TSP dapat digunakan sebagai pembanding bagi penghitungan suara resmi yang dilakukan KPU. [guh]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Polisi Pastikan Pengemudi Pikap yang Tabrak Petugas di Gerbang DPR Mabuk Alkohol

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:26

Wakil Presiden Tanzania Emmanuel Nchimbi Mundur Usai Berselisih dengan Presiden

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:18

Wall Street Melemah, Investor Cermati Pidato Kevin Warsh

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:14

Dony Oskaria Bongkar Penataan BUMN: 290 Selesai, 254 Jadi Target

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:03

Banjir Nepal Tewaskan Ratusan Orang, Paus Leo XIV Kirim Doa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:46

Saham Eropa Melesat Cantik Dipimpin Sektor Mewah dan Perbankan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:34

Dua Sumur Baru PHSS di Struktur Semberah Lampaui Target Produksi Migas

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:19

PKM Dorong Keluarga Muba Naik Kelas, Rp25 Juta Jadi Modal Kemandirian Ekonomi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 07:07

Ichsanuddin Noorsy dan Pemikiran Ekonomi Konstitusi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:54

MBG Jadi Bantalan Ekonomi Masyarakat Bawah, Kritik jadi Evaluasi

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 06:46

Selengkapnya