Berita

fahizal fahim/dok. pribadi

Fahizal Fahim Aklimatisasi Hingga Prijut Hut 4.200 mdpl

JUMAT, 24 AGUSTUS 2012 | 12:46 WIB | LAPORAN:

Setelah kemarin melakukan proses aklimatisasi dari Desa Terskol yang berpenduduk muslim ke Mount Cheget di ketinggian 3.400 mdpl dan kembali lagi ke Terskol Village, hari ini pendaki solo dari Tim Ekspedisi Rakyat Merdeka-TRAMP, Fahizal Fahim, melanjutkan perjalanan ke Barrel Hut di ketinggian 3.900 mdpl dalam upaya menaklukkan puncak Elbrus (5.642 mdpl).

Hal itu disampaikan sendiri oleh Fahizal Fahim kepada Rakyat Merdeka Online melalui surat elektronik beberapa saat yang lalu, Jum'at (24/8).

"Kemarin di Terskol Village, kami melengkapi diri lagi dengan menyewa berbagai peralatan pendakian es berupa extreme down jacket, extreme balaclava, extreme mittens, crampoon, plastic boot dan ice axe," ujar Fahizal Fahim, yang bersapaan Ical.


Dijelaskannya, peralatan itu disewa karena hari ini mereka yang terdiri dari tujuh pendaki gunung manca negara akan memulai pendakian hingga ke punggungan berselimutkan salju abadi, dan dimulai dengan naik cable car dari Terkol Village hingga ke Barrel Hut (3.900 mdpl).

"Hari ini cuaca di Barrel Hut sangat baik, mudah-mudahan seterusnya akan baik sehingga proses aklimatisasi ke Prijut Hut (4.200 mdpl) dapat berjalan dengan baik," harap Ical yang menjabat sebagai Manager Tim Ekspedisi Rakyat Merdeka-TRAMP.

Proses aklimatisasi atau proses penyesuaian diri terhadap suatu ketinggian wajib dilakukan seorang pendaki gunung agar terhindar dari penyakit ketinggian yang terkenal dengan nama Mountain Sicknes yang dapat mengakibatkan meninggal dunia bila tidak diantisipasi dengan baik.

Pendakian Fahizal Fahim dalam rangka melengkapi catatan perjalanan sebagai salah satu anggota Tim Ekspedisi Rakyat Merdeka-TRAMP yang tahun lalu telah menyelesaikan pendakian ke Gunung Elbrus dan Kilimanjaro, dan ingin mengusung pendaki, Sabar Gorky, sebagai pendaki tunadaksa seven summiters pertama dunia. [ald]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

UPDATE

Bakamla Kirim KN. Singa Laut-402 untuk Misi Kemanusiaan ke Siau

Jumat, 09 Januari 2026 | 05:40

Intelektual Muda NU: Pelapor Pandji ke Polisi Khianati Tradisi Humor Gus Dur

Jumat, 09 Januari 2026 | 05:22

Gilgamesh dan Global Antropogenik

Jumat, 09 Januari 2026 | 04:59

Alat Berat Tiba di Aceh

Jumat, 09 Januari 2026 | 04:45

Program Jatim Agro Sukses Sejahterakan Petani dan Peternak

Jumat, 09 Januari 2026 | 04:22

Panglima TNI Terima Penganugerahan DSO dari Presiden Singapura

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:59

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Mengawal Titiek Soeharto

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:25

Intelektual Muda NU Pertanyakan Ke-NU-an Pelapor Pandji Pragiwaksono

Jumat, 09 Januari 2026 | 02:59

Penampilan TNI di Pakistan Day Siap Perkuat Diplomasi Pertahanan

Jumat, 09 Januari 2026 | 02:42

Selengkapnya