Berita

ilustrasi/ist

Rizal Ramli Meluruskan Testimoni Antasari

SELASA, 21 AGUSTUS 2012 | 21:12 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar berusaha menjelaskan kepada publik tentang beberapa episode penting yang mungkin berkaitan langsung atau tidak langsung dengan megaskandal dana talangan untuk Bank Century.

Demikian disampaikan mantan Menko Perekonomian DR. Rizal Ramli menanggapi perdebatan menyusul testimoni Antasari Azhar pekan lalu.

Menurut Antasari, pada bulan Oktober 2008 dirinya pernah menghadiri rapat yang dipimpin Presiden SBY. Dalam rapat itu Presiden SBY mengingatkan semua pihak mengenai krisis ekonomi global yang bukan tidak mungkin akan melanda Indonesia. Agar terhindar, SBY mengajak para pejabat tinggi negara itu untuk memikirkan langkah terobosan yang mungkin dilakukan.

Entah bagaimana, berita yang kemudian berkembang menyebutkan bahwa Antasari mengatakan rapat itu menyinggung soal Bank Century. Padahal Antasari sama sekali tidak pernah mengatakan hal itu.

"Pak Antasari menyampaikan salah satu episode yang menurutnya memiliki kaitan langsung atau tidak langsung dengan kasus Bank Century. Memang dalam episode itu belum dibahas soal Bank Century. Dia (bailout Bank Century) muncul dalam beberapa episode setelahnya," Rizal Ramli menerangkan dalam pembicaraan dengan Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa malam, 21/8).

Menurut anggota Panel Ahli PBB ini, dirinya pernah mendengar langsung dari Antasari mengenai pertemuan yang dipimpin SBY itu tahun lalu saat menghadiri salah satu persidangan Antasari.

"Masyarakat mesti mencermati informasi yang berkembang. Bagaimana pun juga megaskandal bailout (Bank Century) ini adalah pekerjaan rumah kita semua. Jadi harus ekstra hati-hati," ujarnya lagi.

Sebelumnya, kuasa hukum Antasari, Maqdir Ismail, juga telah meluruskan pernyataan kliennya itu. Menurut Maqdir, Antasari sama sekali tidak mengatakan bahwa dalam rapat tersebut SBY menyinggung soal rencana mengucurkan danatalangan untuk Bank Century.

Danatalangan untuk Bank Century yang akhirnya membengkak menjadi sebesar Rp 6,7 triliun diputuskan dalam Rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) pada dinihari 21 November 2008. Rapat ini menyetujui pendapat Gubernur BI Boediono yang kini Wakil Presiden agar menaikkan status Bank Century menjadi bank gagal yang berdampak sistemik dan memberikan bantuan senilai Rp 632 miliar.

Nah, kalau tidak dalam rapat yang dipimpin Presiden SBY itu, pada episode mana wacana bailout Bank Century mulai dibicarakan? [guh]


Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya