Berita

Dik Doang

Blitz

Istri Pertama Benarkan Dik Doang Berpoligami

SELASA, 07 AGUSTUS 2012 | 09:34 WIB

Isu poligami kembali meng­han­tui penyanyi, pre–senter dan de­sain grafis kawakan ini. Dik Doank dika–barkan telah me­nikah lagi de–ngan wanita yang usianya lebih muda, Khaerani alias Key (25). Pernikahan berlangsung pada 7 Juli 2012.

Gosip ini langsung dibenar­kan Myrna Yuanita, istri perta­ma Dik Doank. “Benar mas. Ada istri baru,” ungkap Myrna yang sekaligus manajer pria bernama panjang Raden Rizki Mulyawan Kertanegara Ha­yang Denada Kusuma.

Meski mengakui adanya wanita lain dalam rumah tang­ga­nya, Myrna tetap enggan ce­rita panjang lebar termasuk ogah sebut nama istri baru Dik. Bagi Myrna, keputusan ber­po­ligami menjadi urusan pribadi suaminya.

“Namanya saya nggak bisa bilang. Tanya ke Mas Dik Doank saja ya, itu sudah pribadi dia,” ujar Myrna lagi.

Myrna juga tidak menjelas­kan secara lengkap kapan Dik Doank mempersunting istri barunya yang kabarnya memi­liki selisih usia cukup jauh. “Yang saya tahu, istrinya itu lebih muda,” katanya.

Dik Doank menikah dengan Myrna Yuanita pada 1993. Dari pernikahan tersebut mereka telah dikaruniai tiga anak. Yakni, Ratta Billa Baggi, Geddi Jaddi Membummi dan Putti Kayya Hatti Imanni.

Rumah tangga Dik dan Myrna memang jauh dari gosip tak sedap. Namun, pada 2009, kabar Dik Doank berpoligami pernah berhembus. Saat itu, pemain film Kuldesak dan Ikhsan: Mama I Love You membantah telah memiliki istri lebih dari satu.

“Itu pertanyaan yang ngaco. Kalau saya nikahnya sama orang Kemayoran memang betul karena istri saya orang Kemayoran, tepatnya Gem­pol,” kilah Dik saat itu. “Jadi mungkin yang dimaksud itu istri saya,” sambungnya.

Lebih santai, Dik menilai berpoligami memang tak se­gampang yang dibayangkan. Meski Islam memang tak me­larangnya. “Tapi masalah­nya perempuan akan bertanya, apa ada lelaki yang bisa berbuat adil, sedang pria juga akan me­nanyakan, apa ada wanita yang bisa ikhlas,” ujarnya kala itu.  [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya