Berita

ilustrasi

Bisnis

KAI Turunkan Kabel Listrik Aliran Atas

SENIN, 06 AGUSTUS 2012 | 09:02 WIB

PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus berupaya menertipkan penumpang nakal yang naik kereta di atas gerbong kereta rangkaian listrik (KRL) Jabo­deta­bek. Langkah teranyarnya adalah menurunkan ketinggian kabel listrik aliran atas (LLA) dari semula lima meter menjadi empat meter.

Kepala Humas KAI Daerah Ope­rasi I Jakarta Mateta Riza­lulhak mengatakan, kawasan Cile­but merupakan lokasi per­tama dilakukannya penurunan LLA. Setelah itu, Bojong Gede, te­rus di fly over Depok Lama, Depok Baru dan terakhir di lin­tasan KRL Tebet-Manggarai.

“Langkah ini diharapkan bisa menghalau penumpang yang kerap menaiki atap gerbong ke­reta. Namun, alasan penurunan kabel LLA sebenarnya lebih kepada soal teknis,” kata Mateta.

Dia menjelaskan, dalam pro­ses penurunan kabel LLA yang diperkirakan memakan waktu se­kitar seminggu itu tidak me­ngganggu perjalanan kereta. Se­lain itu, penurunan kabel sudah dilakukan mulai 27 Juli 2012.

“Kabel LLA yang sudah diturunkan di lintasan kereta Bogor-Jakarta. Langkah ini penting dilakukan agar bisa membuat Atapers (penumpang kereta di atas gerbong) meng­hen­tikan aksinya,” jelas Mateta.

Langkah yang diterapkan KAI ternyata disambut antusias para penumpang KRL. Namun, mereka juga berharap KAI menambah gerbong kereta, sehingga penumpang tak perlu lagi naik ke atap gerbong.

Perlu diketahui, selama ini masih banyak penumpang yang ne­kat naik ke atas gerbong lan­taran takut ketinggalan kereta. Padahal, aksi tersebut berba­haya dan telah banyak makan korban.

Aksi nekat sejumlah penum­pang nakal itu didasari upaya menghindari berdesak-desakan di dalam kereta. Selain itu, naik di atas gerbong dijadikan modus untuk menghindari petugas penarik karcis penumpang.

Untuk arus mudik tahun  ini, KAI menyiapkan 58 rangkaian kereta dengan 48 rute perja­lanan regular yang memiliki ka­pasitas tempat duduk mencapai 21.478 tempat duduk.

PT KAI juga akan menambah 10 rangkaian tambahan dengan tempat duduk sebanyak 6.542. Diperkirakan untuk tahun ini jumlah penumpang mencapai 28.000 orang, padahal jumlah penumpang tahun lalu ada 34.000 orang, sehingga dipasti­kan 6.000 penumpang tidak akan kebagian tiket akibat pembatasan calon penumpang.

“Sekarang jumlah penum­pang disesuaikan dengan ka­pasitas tempat duduk. Tidak ada lagi penumpang yang berdiri, baik untuk kelas ekonomi, bis­nis dan eksekutif dan tidak ada lagi yang duduk dekat WC,” tegasnya. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya