Berita

jusuf kalla/ist

PEMBANTAIAN ETNIS ROHINGYA

Jusuf Kalla: Bukan Indonesia yang Tak Mau Membantu

SENIN, 06 AGUSTUS 2012 | 08:38 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Dalam posisi dan keadaan tertentu, suatau negara pasti tidak mau bila urusan dalam negerinya diintervensi oleh negara lain. Dan ini nampaknya berlaku bagi Myanmar yang kini diberitakan terus membantai etnis Rohingya.

"Sama ketika kita terjadi dulu di Ambon dan di Poso. Saya dulu juga tidak menginginkan negara lain masuk karena kalau masuk itu malah memperkeruh," kata manta Wakil Presiden Jusuf Kalla usai buka puasa bersama di kediamannya, Jalan Sekolah Duta V nomor 42 A Pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu malam (5/8)

"Nah ini bukan Indonesia yang tidak mau (membantu), tapi Myanmar yang tidak mau," sambung Jusuf Kalla, yang juga Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI).


Jusuf Kalla mengatakan bahwa persoalan etnis Tohingya bukan semata persoalan Myanmar belaka. Melainkan persoalan kemanusiaan secara umum. Sementara pendekatan untuk menuntaskan persoalan kemanusiaan ini harus dengan cara-cara yang baik sehingga situasi kembali harmonis.

Dalam kesempatan itu, Jusuf Kalla juga mengatakan bila pemerintah Myanmar sudah mulai terbuka. Di saat yang sama, utusan Paserikatan Bangsa-Bangsa dan Palang Merah juga sudah bisa masuk ke Myanmar. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya