Berita

rohingya/ist

Jusuf Kalla: Dua Hal yang Membedakan Orang Rohingya dengan Orang Myanmar

MINGGU, 05 AGUSTUS 2012 | 19:30 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Tragedi muslim Rohingya di Myanmar sebenarnya pernah terjadi di Indonesia. 50 tahun, keadaan seperti ini pernah menimpa etnis Tionghoa di Indonesia.

"50 tahun lalu, etnis China sudah menetap lebih dari 100 tahun, tapi tetap mereka dianggap orang asing, lalu kita musuhi," ceritanya di sela buka puasa bersama di kediamannya, Jalan Sekolah Duta V no. 42 A Pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu, (5/8)

Secara tampilan fisik, orang Ronghiya berbeda dengan penduduk lokal Myanmar. Belum lagi dalam keyakinan, orang Rohingya pun berbeda.


"Mukanya orang Rohingya kan Bengali bukan Burma (Myanmar), makanya seperti orang asing, belum lagi agamanya. Jadi ada dua bedanya, agama dan kultur," sambungnya.

Yang memprihatinkan, Bangladesh, sebagai negara yang diyakini asal orang Rohingya tidak menerima kembali orang Rohingya. Dan ini mencerminkan peliknya krisis Rohingya.

"Mungkin Bangladesh menilai, kalau menerima 1 juta warga baru, siapa yang kasih makan. Ini sama dengan program transmigrasi, dari Jawa ke Sumatera. Orang Jawa dikasih makan, sementara orang sumatera banyak miskin. Sama dengan Bangladesh," sambungnya lagi. [arp]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya