Berita

ilustrasi

Diiming-iming Murah, Warga Tasikmalaya Jadi Korban Belanja Online

SABTU, 04 AGUSTUS 2012 | 15:45 WIB | LAPORAN:

Aksi penipuan dengan cara belanja elektronik melalui online shop, marak di Tasikmalaya. Penipuan tersebut berkedok jual barang elektronik murah. Dalam satu hari saja (Sabtu 4/8) siang, dua orang korban melapor ke Polresta Tasikmalaya. Yakni Sani Afina Fitrianti (23) warga Cibeureum dan Ibnu Fahmi (34) warga RE Martadinata Cipedes Kota Tasikmalaya.
 
Keduanya menjadi korban penipuan setelah barang elektronik berupa Blackberry dan I-Phone tak kunjung dikirim. Padahal keduanya telah mengirimkan uang melalui rekening. Menurut Sani, seseorang bernama Yudi Rahman asal Malang, Jawa Timur mengundangnya masuk ke sebuah grup online shop di blackberry Messenger (BBM). Ia memesan satu unit Blackberry Touch 9800. Dan pembayaran dilakukan dengan cara ditransfer ke rekening pelaku di Bank BRI Malang Jawa Timur atas nama Yudi Rahman sebesar Rp 1,5 juta.   
 
Uang pun sudah di transfer. Pelaku meminta Sani menunggu dan menjanjikan BB yang dipesan akan diantar. Namun ditunggu beberapa hari, hand phone BB yang dipesan tidak juga datang. Bahkan waktu ditelepon, hand phone milik pelaku tidak aktif. Atas kejadian tersebut, korban melaporkan ke Mapolresta Tasikmalaya untuk pengusutan lebih lanjut.   
 

 
Sementara Ibnu Fahmi tergiur dengan harga I-Phone yang dijual murah. Ibnu menjadi korban kasus penipuan via belanja online. Padahal Ibnu telah membayarkan uang Rp 2,1 juta. Kala itu dia memesan satu unit Iphone merk 4S kepada pelaku. Kemudian pelaku meminta ditransfer sejumlah uang kepada Ibnu. Selanjutnya, pelaku menjanjikan barang yang dipesan akan selama dua hari setelah mentransfer uangnya.

Setelah Ibnu mentransfer uangnya melalui rekening Bank BCA Radio Dalem atas nama Rizky, ternyata barang yang dipesan tidak kunjung datang. Yakin dirinya jadi korban penipuan, Ibnu lapor Polresta Tasikmalaya.[dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya