Berita

ilustrasi, kantong darah

Kesehatan

Stok Darah PMI Menipis Saat Ramadhan & Lebaran

JUMAT, 03 AGUSTUS 2012 | 08:12 WIB

Setiap bulan Ramadhan tiba, aktivitas donor darah di Palang Merah Indonesia (PMI) otomatis berkurang. Bahkan, persediaan kantong darah pun saat mendekati Lebaran bisa kosong.

Guna memenuhi stok kantong darah, PMI pun gencar mela­kukan gerakan donor darah di berbagai lokasi dan acara-acara amal menjelang puasa.

Seperti pada pengalaman bu­lan Ramadhan sebelumnya, stok darah di PMI turun hingga 50 persen dari biasanya, yang men­capai 800-1.000 kantong darah per hari. Meski stok darah di PMI berku­rang, kebutuhannya justru cen­derung meningkat di bulan puasa.

Tingkat kecelakaan lalulintas meningkat karena terjadi peru­bahan pola tidur selama puasa. Kondisi pengendara letih dan ka­dang terburu-buru mengejar wak­­tu berbuka, sehingga bisa mening­katkan risiko kecela­kaan di jalan. Bahkan, saat tra­disi mu­dik tiba, tak jarang ter­jadi kece­lakaan la­lulintas, se­hingga kebu­tuhan pa­sokan da­rah justru me­ningkat.

Kepala Seksi Unit Donor Da­rah dan Informasi PMI Pusat dr Robby Nur Aditya mengatakan, stok darah paling sedikit umum­nya terjadi pada satu minggu se­belum Lebaran (H-7) hingga satu minggu setelahnya (H+7).

“Untuk kebutuhan darah di DKI saja diper­lukan se­ribu kan­tong per hari. Mengingat ba­nyak­nya stok darah yang dibu­tuhkan, kami meng­ha­rap­kan par­ti­sipasi ma­syarakat. Kami juga terus men­sosialisasikan pentingnya ca­­da­ngan darah,” jelas Robby.

Merujuk donasi darah pada 2011 se-Indonesia, PMI me­ne­rima 182.594 kantong darah se­tiap bulan. Namun di bulan pua­sa, kantong darah yang ber­asal dari donasi menurun jadi 100.427 kantong.

“Bulan puasa seperti ini, bagi pendonor yang Muslim jarang sekali mendonorkan darahnya karena takut daya tahan tubuh­nya turun,” kata dr Robby dalam aca­ra donor darah yang digelar di Jakarta, Jumat (27/7).

Untuk itu, PMI gencar menja­lin kerja sama dengan ber­ba­gai instansi dan komunitas, terutama komunitas non Muslim, untuk menggiatkan kegiatan donor da­rah selama bulan puasa.

Untuk mencegah dehidrasi saat berpuasa, pendonor sebenarnya bisa mela­kukan donor darah men­jelang jam buka puasa atau sehabis sahur. Yang paling pen­ting, lan­jut­nya, tidak lupa meng­konsumsi cu­kup cairan sebelum melakukan donor. Yang dinya­takan boleh mendonorkan ada­lah orang yang berusia di atas 17 tahun, bertubuh sehat, memiliki berat badan mi­nimal 45 kilo­gram, tekanan darah minimal 100/60 miligram (mg), dan ka­dar he­mo­globlin (hb) 12,5-17.

“Selama tekanan darah masih berkisar 160/70 hingga 110/100 milimeter Hg (mmHg), kadar Hb di atas 12,5, tidak demam dan berat badan tidak kurang dari 45 kg, maka donor darah tetap aman dilakukan,” ujarnya.

Robby juga mengingatkan, donor darah yang dilakukan baik di bulan Ramadhan ataupun bulan lainnya memiliki banyak sekali manfaat bagi kesehatan tubuh. Misalnya, menjaga kese­hatan jantung, meningkatkan pro­duksi sel darah merah, mem­bantu menurunkan berat badan dan mampu mendeteksi penyakit me­lalui tes darah dasar.

Pemeriksaan darah harus men­jamin darah yang tersedia dan ha­rus terbebas dari virus pe­nyakit, baik itu hepatitis bahkan Human immunodeficiency virus infec­tion/Acquired immu­no­de­ficiency syn­drome (HIV/AIDS).

Ketua Bidang Kesehatan dan Donor Darah PMI Dr Farid Hu­sain menambahkan, donor darah sejatinya memberi banyak ma­n­faat. Terutama menjaga ke­se­hatan jantung yang bisa menu­runkan kadar besi (Fe) dalam darah. Bah­kan, bagi yang ingin kurus, donor darah juga bisa membakar 600 kalori sekali donor, pada peng­am­bilan darah sekitar 450 cc. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

KPK Panggil 13 Saksi Kasus Mantan Wamen Imipas Silmy Karim

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22

Gugatan PT KSS, Ahli Nilai Keputusan Kemenhub Timbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21

Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12

Laporan HAM PBB Sebut Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01

Jakarta 499 Tahun: Birokrasi Modern Belum Cukup Tanpa Perspektif HAM.

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00

BKKBN: 8,1 Juta Keluarga di Indonesia Berisiko Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41

Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29

Konbes–Munas NU Ploso Diwarnai Aksi Intimidasi dan Motif Kepentingan Pribadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adi Bakti Tani-Nelayan Maha Utama

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18

Selengkapnya