Berita

Melchias Markus Mekeng

Pramono Anung: Pergantian Pimpinan Banggar Tak Menghasilkan Perubahan Signifikan

KAMIS, 02 AGUSTUS 2012 | 13:45 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pergantian Ketua Badan Anggaran DPR tidak akan menghasilkan perubahan signifikan selama tak ada perbaikan sistem di internal Badan Anggaran. Juga tidak berpengaruh terhadap jumlah anggaran karena Penyusun RAPBN itu Pemerintah, bukan DPR.

"Banggar itu hanya menyempurnakan, menyusun, mengurangi, mengalokasikan, dan membuat match RAPBN dengan usulan komisi. Jadi Ketua Banggar mau diganti seribu kali pun tidak akan berpengaruh," ungkap Wakil Ketua DPR RI Pramono Anung di gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (2/8).

Lebih lanjut ia mengatakan, meski Banggar merupakan bagian dari DPR, namun Pramono menekankan pentingnya DPR mengontrol Banggar. "Kalau dulu seluruh materi harus mendapat persetujuan komisi, baru dibawa ke Banggar. Tapi sekarang kan tidak. Komisi justru mengikuti Banggar karena kewenangan awal penyusunan anggaran ada di pemerintah," kata Pramono.

"Jadi praktis hampir 95 persen yang menyusun anggaran pemerintah, dan begitu masuk ke DPR, Banggar hanya tambah kurang saja, tetapi tidak merubah struktur secara keseluruhan," imbuh politisi PDIP itu.

Oleh karena itu pula, Pramono menyatakan perubahan Ketua Banggar tidak akan berpengaruh terhadap jumlah anggaran Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara-Perubahan (RAPBN-P) karena penyusun RAPBN-P adalah pemerintah, bukan DPR.

Sebelumnya, Ketua Fraksi Golkar Setya Novanto menyatakan fraksinya melakukan rotasi terhadap dua anggota mereka yang duduk di Banggar, yaitu Zulkarnaen Djabar dan Melchias Markus Mekeng. Keduanya diganti dari Banggar dengan alasan berbeda.

Posisi Mekeng sebagai Ketua Banggar pun bakal digantikan oleh anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Golkar, Ahmadi Noor Supit.

Pramono menegaskan, pergantian Ketua Banggar merupakan kewenangan Golkar karena jabatan itu merupakan jatah fraksi terkait. “Itu sesuai kesepakatan awal yang sudah kami ketok, berdasarkan asas proporsionalitas,” katanya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya