Berita

ilustrasi/ist

Komisi Keuangan Curiga Ada Pemain Besar di Balik Peredaran Uang Palsu

KAMIS, 02 AGUSTUS 2012 | 11:24 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Maraknya peredaran uang palsu jelang lebaran ini jelas merugikan publik. Baik dari aspek ekonomi maupun psikologi.

"Publik dihantui rasa takut menggunakan atau mendapatkan uang palsu, dan yang paling merasakan akibat peredaran uang palsu ini tentu masyarakat kelas bawah," kata anggota Komisi Keuangan DPR dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Zaini Rahman, dalam keterangan tertulis kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Kamis, 2/8).

Dengan banyaknya peredaran uang palsu ini, ungkap Zaini, berarti masih terdapat masalah serius dengan securitas rupiah. Persoalan ini harus diatasi secara komprehensif tak terkecuali dengan melakukan penegakan hukum. Sementara penanganan dari hulu hingga hilir harus dilakukan secara bersama-sama baik oleh Bank Indonesia (BI) maupun lembaga penegak hukum.


"Banyaknya peredaran uang palsu dan berulangnya kejadian ini diindikasikan ada pemain besar yang bermain dalam pembuatan sekaligus peredaran uang palsu ini. Harus diputus mata rantainya," tegas Zaini.

"Jika tidak diatasi dengan baik, peredaran uang palsu ini bisa berakibat serius pada inflasi di bulan puasa dan menjelang lebaran ini. Lagi-lagi, publik yang dirugikan," sambung Zaini. [ysa]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya