Berita

jokowi

Jokowi Sering Mengambil Kesimpulan Keliru

SELASA, 31 JULI 2012 | 14:08 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Selain sering menggampangkan masalah, Joko Widodo alias Jokowi juga dinilai kerap melihat persoalan dengan sepotong-potong, tidak mendalam, sehingga akhirnya kerap mengambil kesimpulan keliru.

Begitu penilaian lain mengenai Jokowi yang disampaikan pakar hukum tata pemerintahan DR. Ryaas Rasyid. Jokowi berpasangan dengan Basuki T. Purnama alias Ahok dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2017. Sejauh ini pasangan itu memenangkan putara pertama. Jokowi dan Ahok akan berhadapan dengan pasangan Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli dalam putaran kedua tanggal 20 September mendatang.

Contoh sikap Jokowi yang sepotong-sepotong dalam melihat persoalan, menurut Ryaas Rasyid, dalam kaitannya dengan APBD DKI Jakarta. Menurut Ryaas Rasyid, Jokowi terlalu membesar-besarkan urusan APBD ini untuk memberikan kesan bahwa pemerintahan Fauzi Bowo gagal menggunakaan dana APBD yang begitu sebesar untuk pembangunan Jakarta.

"Untuk mendukung pernyataan dia (Jokowi) menghitungnya dalam lima tahun. Lalu dia mengatakan: ini sangat besar. Pernyataan ini memberi kesan ke publik bahwa kalau dia gubernur dia bisa menyelesaikan segala macam arena uangnya berlebihan," ujar Ryaas Rasyid kepada Rakyat Merdeka Online, Selasa siang (31/7).

"Ini omongan yang ngawur. Tanpa kalkulasi, tanpa menghitung anggaran, dan tanpa mempertimbangkan bagaimana anggaran harus digunakan. Juga mengabaikan persetujuan DPRD untuk menetapkan anggaran," masih kata Ryaas Rasyid. [guh]


Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya