Berita

ilustrasi/ist

KPK Terkesan Minim Bukti Sebelum Tetapkan Tersangka

JUMAT, 27 JULI 2012 | 10:49 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. KPK dinilai sering tidak siap menahan dan memeriksa orang yang sudah dijadikan tersangka atau sudah dicegah ke luar negeri.

Contohnya, anggota Fraksi Partai Golkar, Zulkarnain Djabar, yang tepat satu bulan menjadi tersangka dalam kasus pengadaan kitab suci Al Quran. Tapi pihak KPK belum pernah memeriksanya. Rencana pemeriksaan sudah pernah diutarakan, namun batal. Ada pula politisi PDI Perjuangan, Wayan Koster, yang dicegah ke luar negeri untuk kasus Wisma Atlet tapi sampai sekarang statusnya tidak jelas.

"Kalau KPK menetapkan atau mencekal, tentu kita harapkan mempunyai alasan yang kuat dan kesiapan dalam hal pembuktian dan meyakinkan. Sehingga prosesnya bisa berjalan baik," ujar politisi PAN, Yahdil Abdi Harahap, kepada Rakyat Merdeka Online, di sela-sela acara buka puasa bersama di kediaman Ketua Umum DPP PAN, Hatta Rajasa, di Jakarta, Kamis malam (26/7).


Anggota Komisi III itu meminta Abraham Samad Cs tidak sembarangan menetapkan seorang tersangka tanpa kesiapan dan pembuktian.

"Ini KPK kelihatan tidak siap. Saya kira ke depan agak ditegakkan secara obyektif berdasarkan data dan bukti kalau ingin menetapkan tersangka," tambahnya. [ald]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya