Berita

Syarief Hasan/Ist

SAFARI RAMADAN MENKOP & UKM

Sambil Berbuka Puasa Syarief Sebut Penataan Pedagang Kaki Lima Semakin Baik

SELASA, 24 JULI 2012 | 14:39 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) menjadi kelas usaha kecil dan menengah (UKM) telah berlangsung baik. Indikatornya omset yang terbilang bagus.

Demikian disampaikan Menteri dan UKM Syarief Hasan usai melakukan buka puasa bersama  mengawali kunjungan kerja  safari Ramadhan-nya dengan Pedagang Kaki Lima (PKL) binaan Dinas Koperasi dan UKM DKI Jakarta di pinggir Lapangan Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, kemarin.

"Nantinya PKL ini harus  membentuk koperasi. Karena dengan koperasi, akan lebih banyak kemudahan yang diperoleh'" katanya..


Salah satu contoh kemudahan kata Syarief, abudemen listrik yang dikelola oleh koperasi akan lebih hemat atau efektif dan efesien ketimbang diurus di luar koperasi.

Menurut Syarief, konsep PKL kalau diorganisir dan ditata secara baik, akan menghasilkan suatu pendapatan yang besar. Lanjut dia, setiap PKL bias meraup omset Rp 2 juta untuk satu ship per orang per hari atau malam. Belum lagi  penyerapan tenaga kerja yang rata-rata dua sampai tiga karyawan.

"Ini bukti nyata konsep PKL yang berhasil dan ini sudah dikembangkan ke seluruh Indonesia. Karena itu, saya akan melakukan safari Ramadhan ke sentra-sentra PKL semacam ini,” katanya.

Pengunjung yang ikut buka bersama dengan PKL mengaku, apresiasi yang dilakukan Menkop dan UKM  mengecek hasil binaannya patut dipuji. Karena para PKL tentu merasa bangga akhirnya ada kepedulian dari pemerintah.

“Sebenarnya standar saja atau basa basi, namanya pemerintah turun ke bawah. Tapi saya suka kalau ada menteri masih mau member apresiasi,” puji Yayan yang bertepatan mampir untuk berbuka puasa. [dzk]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya