Jorge Lorenzo
Jorge Lorenzo
RMOL. Pebalap Yamaha Jorge Lorenzo tidak mau ambil pusing siapa calon mitranya di musim depan. Pebalap asal Spanyol ini menunggu tiga nama yang sudah beredar.
Yamaha maÂÂsih menganÂdalÂkan Lorenzo seÂÂÂbagai pebalap utaÂmanya, seÂteÂlah kontrak peÂbalap asal Spanyol tersebut diÂperpanjang samÂÂÂpai 2014. NaÂmun, tim berÂlamÂÂbang garpu tala ini belum meÂmutuskan pebalap kedua.
Sampai saat ini sudah beredar tiga nama di meja Direktur MaÂnaÂging YaÂmaha, Lin Jarvis. DiÂanÂtaranya; Ben Spies, Cal CrutchÂlow dan AnÂÂdrea DoÂvizioso.
Tapi, kabarnya Spies yang perÂformanya melorot sampai seri kesembilan di Sirkuit Mugello sempat melontarkan akan hengÂkang ke Superbike, jika tidak kebagian tempat di Yamaha.
Sementara itu, dua rider satelit Yamaha di tim Tech 3, CrutchÂlow dan Dovizioso bisa berpeÂluang besar untuk masuk. ApaÂlagi, keduanya tampil menÂjanÂjikan dan konsisten di beberapa seri belakangan. Tapi, peluang unÂtuk menendang Spies juga beÂlum tertutup, karena masih ada semÂbilan seri di musim ini.
Menanggapi misteri siapa yang akan menjadi tandemnya, LoÂrenzo tidak ingin ambil puÂsing. Dia mengaku tak punya maÂÂÂsalah untuk rekanan dengan salah satu dari ketiga di antara mereka.
“Saya tak punya masalah beÂsar dengan ketiganya. Mungkin jika bersama Ben, itu karena kaÂmi sudah berteman lebih lama. DeÂÂngan Dovi (sapaan DoviÂzioÂso), kami sempat beberapa kali bertarung saat masih di kelas 250cc, begitu juga tahun ini di beÂÂberapa trek,†aku Lorenzo.
“Tapi yang pasti, saya tak punya masalah dengan Dovi, beÂgitupun dengan Cal. Dovi dan Cal saya nilai pantas untuk menjadi pebalap resmi Yamaha. Sekarang Lin Jarvis (team prinÂcipal) dan Yamaha yang haÂrus meÂmutuskan, siapa pembalap keÂdua untuk musim depan,†tanÂdasnya.
Sementara itu, Dovizioso juga mengultimatum Yamaha soal keÂpastian nasibnya di musim deÂpan. Bahkan, pebalap asal Italia ini mengancam akan hijrah ke ajang Superbike, seperti yang diÂanÂÂcamÂkan Spies.
Bukan rahasia lagi kalau beÂkas pebalap Repsol Honda ini berÂnafsu menjadi pebalap tim pabÂrikan Yamaha dan menjadi tanÂdem Lorenzo musim depan. NaÂmun, sampai pertenghan muÂsim MotoÂGP 2012 ini, Yamaha beÂlum memÂberi sinyal positif untuk Dovi.
“Saya mungkin takkan pernah mendapatkan motor pabrikan. Sampai saat ini Yamaha belum mengambil keputusan. Saya juga paham bahwa mereka belum memÂperhitungkannya, meski meÂreka sudah melihat kemamÂpuan saya,†ungkap Dovizioso kepada Motosprint.
Lanjutnya, tujuan dirinya berÂlaga di MotoGP adalah menungÂgangi motor bagus. Dengan beÂgitu, kata Dovi, dirinya bisa mendapatkan hasil bagus. “Jika saya tidak mendapatkannya, maÂka saya mungkin akan mencoba pengalaman yang berbeda. Mungkin di Superbika,†tanÂdasÂnya. [Harian Rakyat Merdeka]
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
UPDATE
Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11
Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54
Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51
Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48
Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41
Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41
Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30
Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08
Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57
Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40