Berita

ilustrasi/ist

Bisnis

Produsen Mobil Pesimis Hadapi Puasa & Lebaran

Selama Juni, Penjualan Tiga Varian Nissan Anjlok­
SABTU, 14 JULI 2012 | 08:28 WIB

RMOL.Industri otomotif memasuki masa panen. Menghadapi Leba­ran, biasanya ada peningkatan pen­jualan kendaraan. Namun, Ketua Ga­bungan Industri Kenda­raan Ber­motor Indonesia (Gai­kin­do) Jong­kie D Sugiarto me­nga­takan, hingga saat ini produk­si kenda­raan masih seperti biasa. Belum ada peningkatan penjualan.

“Diperkirakan penjualan ken­daraan masih akan mengalami per­­tumbuhan karena biasanya penjualan meningkat menjelang Lebaran. Tapi bisa menurun teru­tama setelah Hari Raya Idul Fitri,” ungkapnya saat dikontak Rakyat Merdeka, kemarin.

 Jong­kie mengakui, dampak penerapan uang DP (Down Pay­ment) 30 persen, kini sudah mu­lai terasa dampaknya, penjualan memang sedikit menurun.

Diakui, permasalahan di in­dus­tri otomotif nasional, seperti ke­naikan uang muka merupakan tantangan yang harus dihadapi agen pemegang merek (APM).

“Kenaikan uang muka sebesar 30 persen adalah salah satu ken­dala yang kami hadapi saat ini. Na­mun, kami masih mempunyai stra­tegi untuk meningkatkan pen­jualan,” ujar Jongkie.

Ia menambahkan, penjualan mobil pada semester pertama tahun ini mencapai 534.876 unit, di atas 50 persen dari total pen­capaian target pada tahun ini yang mencapai 1 juta unit.

Penurunan penjualan dialami PT Nissan Motor Indonesia (NMI). Meski penjualannya ter­catat positif bulan Juni lalu, na­mun secara rinci ada tiga produk Nissan yang mengalami penu­runan pen­jualan.

Ketiga varian mobil Nissan yang menurun penjualannya adalah; X-Trail, Frontier Na­vara dan March. Selama Juni, kendaraan jenis sport utility ve­hicle (SUV) X-Trail ha­nya ter­jual 196 unit atau turun 41 persen dari realisasi penjualan Mei lalu se­banyak 332 unit. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya