Berita

ilustrasi, pembangunan jalan

Bisnis

Kemenperin Gagas Bank Khusus Buat Biayai Infrastruktur

Apindo Bilang, Cuma Buang Waktu
SABTU, 14 JULI 2012 | 08:21 WIB

RMOL.Pemerintah melalui Kemen­terian Perindustrian (Kemenpe­rin) melontarkan ide pembentu­kan lembaga pembiayaan berupa per­bankan untuk mem­­biayai seluruh kebutuhan industri dengan dana awal sedi­kitnya Rp 100 triliun.

Direktur Jen­­deral (Dirjen) Basis Industri Manu­faktur Ke­men­perin Panggah Susanto menga­takan, lembaga pem­bia­yaan merupakan gagasan untuk membentuk bank yang khu­sus melayani sektor in­dustri dan in­frastruktur. “Seperti Bank Pem­bangunan Indonesia (Ba­pindo) dulu lah,” ujar Panggah di Jakarta, kemarin.

Bank umum yang selama ini ada, menurutnya, masih berkutat pada kredit konsumsi dan modal kerja dengan termin dan suku bu­nga yang kurang kompetitif. Jadi lembaga pembiayaan ben­tukan Kemenperin itu dikhusus­kan un­tuk infrastruktur dan industri.

Panggah menjelaskan, sektor industri dan infrastruktur sangat lain dengan sektor lain seperti pro­perti dan sebagainya. “Umum­­nya, sektor industri dan infrastruktur memerlukan pembiayaan dalam jangka panjang,” jelasnya.

Dalam rapat tertutup di Ke­men­­­perin, terms of reference ini­siasi tersebut dipaparkan telah sesuai dengan roadmap pemba­ngunan jangka panjang nasional dan akselerasi percepatan pem­bangunan yang tertuang dalam Masterplan Percepatan dan Per­lua­san Pembanguan Ekonomi Indonesia (MP3EI).

Rencana pembentukan lem­baga pembiayaan yang telah di­pilih dalam bentuk usaha per­bankan tersebut juga tertuang da­lam pasal 21 ayat 2 dalam draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Perindustrian. Draf RUU Perindustrian itu dirancang se­ba­gai perubahan Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 1984 yang dianggap sudah tidak sesuai.

Secara makro, industri pada 2014 diprediksi akan tumbuh se­besar 9 persen dan pada 2025 tumbuh sekitar 10 persen. Jadi perlu pembiayaan yang me­nyer­tai pertumbuhan itu. Bank   terse­but mempunyai kebutuhan him­punan dana awal sekitar Rp 100 triliun, yang diskemakan dipe­roleh dari obligasi, akan digu­nakan sebagai syarat awal untuk melaku­kan pem­biayaan.

Staf Ahli Menteri Perindustrian Bidang Penguatan Struktur In­dus­tri Achdiat Atmawinata  ber­pen­dapat, salah satu upaya pe­me­­rin­tah untuk menguatkan struk­tur industri domestik adalah de­ngan menyediakan sistem pem­biayaan untuk investasi dan mo­dal kerja dengan bunga mu­rah.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum Asosiasi Peng­usaha Indo­nesia (Apindo) Sofjan Wanandi beranggapan, pemben­tukan lem­baga pembiayaan, misal­nya ber­bentuk bank, hanya akan buang-buang waktu dan tidak akan terlalu berpengaruh secara sig­nifikan terhadap pembentukan pertum­buhan sektor industri.  [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya