Berita

solon sihombing/ist

Solon: Polri Benteng Terdepan dalam Penanganan Konflik Papua

SENIN, 02 JULI 2012 | 08:41 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Kehadiran Presiden dan Wakil Presiden Boediono, para Menteri Kordinator Kabinet Indonesia Bersatu II, Panglima TNI dan semua Kepala Staf Angkatan dalam peringatan Hari Bhayangkara di Mako Polri, Kelapa Dua, Jawa Barat, kemarin (Minggu, 1/7), diharapkan menjadi pendorong semangat bagi Polri untuk berdiri paling depan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah Indonesia.

Kehadiran para pejabat tinggi negara dalam HUT ke-66 Polri itu merupakan pertanda dukungan penuh kepada korps baju cokelat yang dipimpin Jenderal Timur Pradopo.

"Semoga hal itu menjadi motivasi Polri dalam mengamankan setiap jengkal bumi pertiwi terutama di daerah yang sedang menjadi sorotan, daerah-daerah yang tengah bergejolak seperti Papua," ujar fungsionaris Partai Demokrat, Solon Sihombing, kepada Rakyat Merdeka Online, Senin pagi (2/7).

"Kita berharap Polri menjadi benteng terdepan dalam menangani konflik, khususnya di Papua. Sehingga, seperti yang dinyatakan Presiden SBY, jangan sampai ada referandum untuk Papua," sambung Solon.

Konflik di Papua, menurut hemat Solon, seharusnya diselesaikan dengan pendekatan persuasif, kesejahteraan, persaudaraan dan kemanusiaan. Bukan dengan operasi militer.

"Operasi militer dapat menjadi amunisi bagi pihak luar, seperti anggota Kongres AS, yang menggunakan isu Papua untuk menekan Indonesia," masih kata Solon.

Adapun TNI, sambungnya, mem-back up Polri dan bertindak bila ada aksi di lapangan yang menjurus pada disintgerasi bangsa, dan bila pihak asing melibatkan diri. [guh]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya