Berita

SYARIEF HASAN/IST

HARKOPNAS 2012

Menkop&UKM: Presiden SBY Hadir Sekaligus Melaunching Logo Baru Koperasi

KAMIS, 28 JUNI 2012 | 13:42 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan hadir pada peringatan Hari Koperasi Nasional yang dilaksanakan di Palangkaraya, Kalimantan Tengah pada 12 Juli 2012.
 
”Tahun ini, Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) mengangkat tema Koperasi Mandiri Rakyat Makmur. Tahun lalu temanya Koperasi Kuat Rakyat Sejahtera,” kata Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan di kantornya  Jl. Rasuna Said, belum lama ini.

Presiden SBY  kata Syarief, akan melaunching logo baru gerakan koperasi bersamaan dengan penyerahan penghargaan kepada tokoh-tokoh koperasi nasional yang terpilih.


Harkopnas, katanya, juga dijadikan momentum untuk mengubah mindset atau pola pikir gerakan koperasi Indonesia. Sesuai tema Harkopnas, Koperasi Mandiri Rakyat Makmur, maka mulai saat ini koperasi juga harus mandiri, dan jangan lagi mengharapkan bantuan sosial dari pemerintah.
 
Meski demikian, katanya,pemerintah tidak akan melepas begitu saja gerakan koperasi. “Kami masih akan terus memberi support. Terutama terhadap koperasi yang belum memiliki kekuatan permodalan secara internal .

Bagi koperasi skala besar, dia mengingatkan agar jangan pernah lagi mengharapkan bantuan dari pemerintah. Koperasi yang masuk kategori besar dan kuat secara permodalan, harus menunjukkan kemandiriannya sesuai tema Harkopnas 2012.

”Yang pasti, pada puncak peringatan hari koperasi tahun ini, dijadikan sebagai momentum bagi kebangkitan gerakan koperasi. Terutama melakukan revitalisasi bagi koperasi yang kurang aktif. Kami akan melakukan survei untuk mencari penyebabnya,” tegas Syarief.
 
Pemerintah juga akan memberi solusi bagi koperasi yang kurang aktif. Caranya, didorong untuk merger dengan koperasi lain yang memiliki status sama. Strategi semacam ini menurut Syarief Hasan lebih tepat ketimbang koperasi itu membubarkan diri.
 
Terhadap operasional Koperasi Simpan Pinjam (KSP) sebagai lembaga keuangan mikro, Kementerian Koperasi dan UKM juga akan mengintensifkan monitoring dan pengawasannya. Pengawasan ini  dilakukan, karena operasional mereka menyangkut pengumpulan dana masyarakat. [dzk]

 

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya