Berita

tjahjo kumolo/ist

Politik

Berikut Indikasi Indonesia Negara Gagal Menurut PDIP

RABU, 20 JUNI 2012 | 20:53 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan setuju dengan kesimpulan Indonesia menuju negara gagal. Ada beberapa pembenaran terhadap hal itu.

"Indikasinya, tata kelola kenegaraan dan carut marutnya penyelenggara pemerintahan dan kedaulatan tidak dilaksanakan dengan baik oleh para pemegang amanah," sebut Sekjen PDIP, Tjahjo Kumolo kepada Rakyat Merdeka Online (Rabu, 20/6).

Indikasi lainnya, kata dia, adalah perasaan publik yang semakin tidak terkendali dan tingginya korupsi birokrasi dan kejahatan yang meresahkan masyarakat serta menurunnya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan.


"Selain itu, kegamangan menuntaskan kasus skandal bank Century, mafia perpajakan, mafia suara KPU dan penegakan hukum yang masih tidak berkeadilan serta tebang pilih. Belum lagi penghadap-hadapan aparat dengan rakyat di berbagai masalah," paparnya.

Lanjut Tjahjo, faktor keamanan yang tidak menjamin ketertiban masyarakat menjadi indikator lainnya. Presiden dengan para menteri kabinetnya mengalami kesenjangan dan tidak sinkron dalam memahami arah kebijakan yang dikeluarkan Presiden. Para menteri terkesan hanya memenuhi tugas formalnya saja.

"Setiap pengambilan keputusan politik pembangunan masih belum mengimplementasikan dari 4 pilar kebangsaan khususnya kemajemukan dan kebhinekaan," tandas Tjahjo.[dem]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya