Berita

hayono isman/ist

Politik

Irfan Gani: Lebih Baik Hayono Isman Kita Buang

RABU, 20 JUNI 2012 | 16:34 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

Sekretaris DPD DKI Jakarta Partai Demokrat Irfan Gani tampaknya belum-betul geram dengan Hayono Isman karena meminta Anas Urbaningrum mundur secara ksatria.

Karena itu, dia akan meminta posisi Hayono sebagai anggota dewan pembina partai besutan SBY itu untuk ditinjau ulang kalau masih melanggar konstitusi.

"(Kami) mungkin akan memberikan masukan (ke DPP) seperti peninjauan kembali kepada Haryono meski ia anggota Wanbin. Kalau ia tidak patuh konstitusi, kita akan lawan," tegasnya dalam konferensi pers di Warubng Daun, Pakubuwono, Jakarta Selatan, Rabu (20/6).

"Daripada orang-orang seperti itu menjadi duri dalam daging, mending kita buang," sambung Irfan Gani.

Hayono Isman meminta Anas untuk mundur secara ksatria karena tidak ingin Partai Demokrat terbebani kasus yang saat ini disebut-sebut melibatkan dirinya. Apalagi, survei menyebutkan, bahwa elektabilitas Demokrat turun karena adanya oknum-oknum PD yang terjangkit korupsi. [zul]


Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya