Berita

ist

Irfan Gani Imbau Demokrat Pusat Tidak Pecah

RABU, 20 JUNI 2012 | 14:42 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

RMOL. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat wilayah Jakarta prihatin dengan segala permasalahan yang kini menimpa Partai Demokrat. Ditegaskan, perlu ada evaluasi untuk mengatasinya.
 
"Kami yang di daerah mengimbau yang berada di pusat untuk bersatu, bukan pecah dan saling menyalahkan," ucap Sekjen DPD Partai Demokrat Jakarta, Irfan Gani, kepada media di Pakubuwono, Jakarta Selatan sesaat lalu (Rabu, 20/6).

Sudah setahun lebih Partai Demokrat diterpa kasus M Nazaruddin yang kemudian merembet ke ketua umumnya, Anas Urbaningrum. Ada korupsi proyek Wisma Atlet, dugaan korupsi proyek Hambalang, hingga bagi-bagi duit dalam kongres Partai Demokrat dua tahun lalu di Bandung.


Ditegaskan Irfan, sudah waktunya sekarang ini bagi Demokrat untuk melihat permasalahan dengan jernih.

"Apa yang terjadi saat ini merupakan ujian. Sekarang harus diselesaikan," imbuhnya.[dem]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya