Berita

ist

Irfan Gani Imbau Demokrat Pusat Tidak Pecah

RABU, 20 JUNI 2012 | 14:42 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

RMOL. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat wilayah Jakarta prihatin dengan segala permasalahan yang kini menimpa Partai Demokrat. Ditegaskan, perlu ada evaluasi untuk mengatasinya.
 
"Kami yang di daerah mengimbau yang berada di pusat untuk bersatu, bukan pecah dan saling menyalahkan," ucap Sekjen DPD Partai Demokrat Jakarta, Irfan Gani, kepada media di Pakubuwono, Jakarta Selatan sesaat lalu (Rabu, 20/6).

Sudah setahun lebih Partai Demokrat diterpa kasus M Nazaruddin yang kemudian merembet ke ketua umumnya, Anas Urbaningrum. Ada korupsi proyek Wisma Atlet, dugaan korupsi proyek Hambalang, hingga bagi-bagi duit dalam kongres Partai Demokrat dua tahun lalu di Bandung.


Ditegaskan Irfan, sudah waktunya sekarang ini bagi Demokrat untuk melihat permasalahan dengan jernih.

"Apa yang terjadi saat ini merupakan ujian. Sekarang harus diselesaikan," imbuhnya.[dem]

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya