Berita

hayono isman/ist

Dewan Pembina Demokrat Tak Mau Komentari Perlawanan Anas Urbaningrum

SELASA, 19 JUNI 2012 | 14:26 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Hayono Isman, tidak mau mengomentari pernyataan Ketua Umum DPP Demokrat Anas Urbaningrum.

"Saya gak mau kementar," kata Hayono di gedung Nusantara II komplek DPR/MPR, Senayan, Jakarta (Selasa,  19/6).

Sebelumnya, Anas Urbaningrum menyikapi hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang menyebutkan bahwa tingkat elektabilitas Demokrat menurun tajam dan bisa menjadi partai papan tengah dalam Pemilu 2014. Atas survei ini, Anas pun meminta kepada pemerintah SBY untuk meningkatkan kinerja sehingga publik merasa puas, dan tingkat elektabilitas Demokrat kembali naik.


Sebenarnya, Anas tidak hanya mengemukan soal kinerja untuk mendongkrak kembali citra Demokrat. Ada banyak strategi yang ditawarkan Anas.

Namun pernyataan Anas soal kinerja pemerintah ini mendapat perhatian luas, dan sementara pengamat menilai sikap ini sebagai bentuk perlawanan Anas kepada SBY. Atau minimal, Anas tidak mau disudutkan sendirian atas citra Demokrat yang kian merosot. [ysa]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya