Berita

adhie massardi/ist

Rumah Kaca

Kuda yang Berlari

KAMIS, 14 JUNI 2012 | 17:09 WIB | LAPORAN:

RMOL. Hari ini (Kamis, 14/6), Jurubicara Presiden era Gus Dur Adhie Massardi menyambangi Pengadilan Negeri Bandung.

Pria yang kini aktif menjadi koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) datang untuk memberikan support kepada Dedi Sugarda, pelopor pembacok koruptor di Indonesia. Dedi sendiri membacok jaksa non aktif Sistoyo yang terlibat kasus korupsi.

Saking simpatiknya, Adhie bahkan membuat sjak khusus kepada Dedi. Dan berikut ini sajak yang dibuat khusus oleh Adhie kepada Dedi Sugarda.

KUDA YANG BERLARI
 
Apabila demokrasi sudah jadi pentas manipulasi
Maka tak akan bermanfaat buat rakyat
 
Karena hanya akan melahirkan
Eksekutif pembuat kebijakan yang koruptif
Legislatif perancang anggaran buat nambah kekayaan
Yudikatif yang menjadikan vonis sebagai bisnis
 
Sungguh mereka tidak pernah tahu
Rakyat itu seperti kuda-kuda di tengah sabana
Yang tak akan pernah berhenti berlari
Mencari rasa aman dan keadilan
 
Maka
Ketika hukum sudah vakum
Vonis jadi lahan bisnis
Pengadilan jadi panggung dagelan
 
Maka
Koruptor akan semakin kesohor
Di televisi mereka pasang aksi
Jadi narasumber seolah orang paling benar
 
Tapi


KUDA YANG BERLARI
 
Apabila demokrasi sudah jadi pentas manipulasi
Maka tak akan bermanfaat buat rakyat
 
Karena hanya akan melahirkan
Eksekutif pembuat kebijakan yang koruptif
Legislatif perancang anggaran buat nambah kekayaan
Yudikatif yang menjadikan vonis sebagai bisnis
 
Sungguh mereka tidak pernah tahu
Rakyat itu seperti kuda-kuda di tengah sabana
Yang tak akan pernah berhenti berlari
Mencari rasa aman dan keadilan
 
Maka
Ketika hukum sudah vakum
Vonis jadi lahan bisnis
Pengadilan jadi panggung dagelan
 
Maka
Koruptor akan semakin kesohor
Di televisi mereka pasang aksi
Jadi narasumber seolah orang paling benar
 
Tapi
Karena hukum sudah dibuat vakum

Dan rasa keadilan rakyat dijadikan diolok-olok
Jangan salahkan mereka bila menghunus golok
 
Rakyat adalah kuda-kuda di padang sabana
Yang akan terus berlari menuju matahari
Mencari rejeki hanya untuk sejumput nasi
Sementara para pembesar negara sibuk korupsi
 
14 JUNI 2012 [***]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya