RMOL. Rempah-rempah Indonesia sebagai bahan dasar kuliner sudah terkenal sejak dulu kala. Salah satu alasan penjajah ke Indonesia karena rempah-rempahnya. Portugis dan Belanda adalah negara yang mengekploitasi rempah-rempah Indonesia.
Namun sayang, kenyataan saat ini, Indonesia masih merupakan pengimpor terbesar rempah-rempah dari Amerika.
Untuk itu, dalam rangka melestarikan dan menjaga kekayaan kuliner Indonesia serta mempertemukan pelaku bisnis dan UKM, Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (LLP-KUKM) menyelenggarakan Pameran Produk Kreatif Nusantara dan Festival Kuliner “Warisan Enak 2012â€.
Pameran diselenggarakan dari tanggal 13-16 Juni di gedung SME Tower yang menyajikan berbagai macam kuliner yang berasal dari racikan rempah-rempah.
Menurut, Direktur Utama LLP KUKM, Yuana Sutiyowati Barnas, pameran ini bertujuan mempromosikan produk kreatif dan kuliner yang mempunyai cita rasa dan keunikan di masyarakat.
Pameran ini, lanjutnya, dapat membuat ruang kerjasama usaha untuk berbagai pelaku bisnis di bidang makanan. Selain itu, dapat menjadikan event warisan enak sebagai tempat menikmati kuliner bagi para pecinta makanan.
“Pameran ini dapat mendorong berbagai potensi dan kreatifitas di masyarakat dalam bidang kuliner yang selama ini belum memiliki akses pemasaran, sebagai tempat studi banding para wirausaha kuliner, dan juga sebagai wujud kemitraan antara pemerintah, pengusaha besar dan UKM,†katanya.
Pameran diikuti oleh mitra binaan dari Bank Indonesia dari lima provinsi, mitra binaan PT Pertamina (Persero) Unit Pemasaran III, Kuliner Nusantara sebanyak 50 stand, perusahaan produk jamu serta herbal dan Dewan Rempah Indonesia sebanyak 15 stand.
Sementara, Deputi Menteri Koperasi dan UKM Bidang Produksi, Braman Setyo di pameran Produk Kreatif Nusantara dan Festival Kuliner “Warisan Enak 2012â€, di gedung SME Tower. menyatakan, deputinya sangat mendukung dengan adanya kegiatan seperti ini.
“Kita mengharapkan seluruh deputi dapat memanfaatkan momen-momen yang bagus di SME Tower,†katanya.
Kata Braman, pameran-pameran yang diadakan di SME Tower ini, sesuai dengan keinginan Menteri Koperasi dan UKM, Syarief Hasan, untuk menerapkan “Tiada Hari Tanpa Pameran.â€
“Tujuan pameran rempah ini diharapkan dapat mempertemukan antara pelaku dan pebisnis. Selain itu, pameran ini, sebagai bukti kekayaan rempah-rempah Indonesia,†katanya.
Lanjut dia, mengingat potensi dan sumber daya alam yang kaya. Kita berharap ke depan, Indonesia bisa lebih baik lagi dalam menyediakan kebutuhan rempah-rempah untuk dalam negeri.
[dzk]