Berita

Abraham Samad/ist

Kemajuan Penyelidikan Kasus Century Ternyata hanya Memeriksa Ahli

RABU, 13 JUNI 2012 | 10:44 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Apakah temuan baru dan kemajuan dalam proses penyelidikan kasus bailot Bank Century yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi?

Jawaban pertanyaan ini agaknya ditunggu-tunggu publik, tak hanya Timwas Bank Century, yang pagi ini menggelar pertemuan dengan pimpinan lembaga anti korupsi itu.

Ternyata temuan dan kemajuan baru itu tampaknya bukan sesuatu yang wah. Karena sebenarnya, yang ada hanya KPK melaksanakan permintaan DPR agar meminta keterangan dari ahli.

"Kemajuannya bahwa permintaan DPR meriksa ahli, itu kita sudah akomodasi dan ada saksi kita sudah kita periksa," ujar Ketua KPK Abraham Samad di gedung DPR, Senayan, Jakarta sebelum menggelar pertemuan dengan Timwas (Rabu, 13/6).

"Namun ahli-ahli tersebut baru memberikan keterangan secara lisan. Sehingga kita meminta keterangan yang disampaikan para ahli-ahli tersebut dalam kerangka tulisan, dalam bentuk legal opini," sambung Abraham.

Siapa saja ahli yang dimintai keterangan itu?

"Misalnya Prof Romli (Atmasismita), dari hukum pidana. Prof Saldi Isra dari tata negara. Ahli-ahli ini sebenarnya ahli yang disulkan teman-teman DPR, sehingga kita kita akomodasi sehingga ada perimbangan keterangan. Karena keterangan ahli-ahli sebelumnya sudah ada, maka kami tambahkan," jawab Abraham.

Intinya sebenarnya apa penemuan baru itu?

"Ya sudah ada keterangan-keterangan ahli, sehingga membuat penyelidikan lebih intensif," dalih Abraham lagi. [zul]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya