Berita

Pramono Sedih DPR Dicap Lembaga Terkorup

SENIN, 11 JUNI 2012 | 16:46 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Wakil Ketua DPR Pramono Anung terkadang berat saat menengadahkan kepalanya bila berada di bandar udara. Karena parlemen, lembaga yang ia pimpin, saat ini dicitarakan negatif oleh masyarakat.

Hal itu ia sampaikan di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Senin, 11/6).

"Saya pribadi di airport, sebagai pimpinan DPR untuk menengadahkan kepala tidak mudah. Karena kemudian dianggap sama dengan yang lain. Padahal masih banyak anggota DPR yang baik," ungkapnya dengan sedih.

Berbagai lembaga survei menyatakan DPR salah satu lembaga terkorup. Bahkan, survei terbaru Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS), 47 persen responden mengungkapkan, DPR lembaga terkorup.

Pram mengungkapkan, stigma ini akan membuat DPR semakin terpuruk. Apalagi setiap kasus seperti suap Wisma Atlit, Hambalang dan suap pengadaaan di berbagai universitas, selalu dikaitkan dengan DPR, melalui Badan Anggaran.

"Hal ini harus menjadi evalusi lembaga ini. Ini menjadi sorotan publik. Padahal, lembaganya nggak korup, hanya oknum-oknum, Ini sangat disayangkan. Lembaga ini bukan korup. Ini kasihan sekali. Stigma ini akan membuat orang-orang yang memiliki hati baik takut masuk DPR atau partai politik," kata Pram.

Selain itu ujar Pram, pemberitaan pun membuat lembaga DPR semakin buruk. Dalam catatannya, 10-11 bulan terakhir, media secara terus-menerus memberitakan anggota DPR yang tersangkut kasus korupsi.

"Makanya, anggota dan pimpinan harus mengevaluasi," tekannya lagi. [zul]


Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya