Berita

PENEMBAKAN DI PAPUA

Pemerintah Belum Berencana Tambah Pasukan

SENIN, 11 JUNI 2012 | 11:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro tidak menjawab saat ditanya apakah akan mengambil tindakan terhadap Kapolda Papua terkait masih terusnya terjadi penembakan misterius.

Dia malah menjelaskan, tugas Polri dan TNI. Katanya, kalau masalah public order (ketertiban umum), itu bukan menjadi domainnya.

Hal itu diungkapkan Purnomo kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Senin, 11/6).

"Jadi memang ada ancaman internal yang sifatnya masih di dalam domainnya public order Kamtibmas. Dan itu memang di dalam ranah kepolisian. Kita siap membantu kalau itu memang diperlukan. Itu ditangani oleh kita," ujarnya.

Namun, untuk masalah separatis, ditangani oleh TNI, dalam hal ini omando Daerah Militer (Kodam) setempat.

"Ditangani oleh kekuatan kita setempat. Kita tidak menurunkan pasukan dari luar. Pasukan dari luar itu hanya ada di perbatasan. Karena itu tugasnyaa itu hanya membantu di perbatasan," tandasnya. [zul]


Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya