Berita

Kantor Lama Ditinggalkan, Akhirnya Greenpeace Bertobat

SENIN, 11 JUNI 2012 | 10:45 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Greenpeace cabang Indonesia akhirnya pindah dari kantor mereka di Jalan Kemang Utara 16 B1, Kemang Selatan, Jakarta Selatan. Walau telah "bertobat", kalangan politisi dan tokoh masyarakat Jakarta berjanji akan terus mengawasi sepak terjang LSM yang punya markas besar di Belanda itu.

"Greenpeace akhirnya  bertobat. Tapi saya belum tahu apakah di kantor yang baru ini Greenpeace sudah melengkapi semua persyaratan yang ada, nanti kita cek ke lapangan langsung," ujar Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta Ashraf Ali, kepada wartawan di Jakarta, dalam keterangan yang diterima redaksi (Senin, 11/6). 

"Semoga di kantor yang baru ini, Greenpeace sudah melengkapi semua persayaratan mulai dari izin domisili hingga izin peruntukan bangunan untuk perkantoran. Tanpa melengkapi semua peraturan yang berlaku, Greenpeace hanya mempermainkan hukum yang berlaku di DKI Jakarta," ujar Ashraf lagi.

Ashraf meminta, di kantor barunya itu, Greenpeace tidak lagi bersikap ekslusif dan tertutup seperti di kantor lamanya. Selama ini, kantor Greenpeace yang tertutup dan dipasang banyak CCTV  menunjukkan LSM asing itu tidak ingin dekat dengan warga sekitar. Wajar saja, jika selama di Kemang, Greenpeace mendapat penolakan dan terancam diusir warga sekitar. 

"Sikap Greenpeace yang tertutup dengan banyak CCTV, itu sangat mencurigakan. Greenpeace kan LSM yang bergerak di bidang lingkungan hidup dan berkaitan dengan masyarakat luas. Jangan jadikan kesan kantor mereka itu sebagai kantor orang asing yang tak bisa disentuh oleh warga sekitar atau rakyat banyak," ujar Ashraf yang juga Ketua DPP Forum Komunikasi Warga Betawi (Forkabi).

Terakhir, Ashraf mengingatkan agar Greenpeace sebagai sebuah ormas asing yang berkantor di Jakarta melaporkan kegiatan ke bagian Kesbangpol Jakarta Selatan dan Kesbangpol DKI Jakarta. Soalnya, selama tidak mendaftarkan diri ke Kesbangpol, Greenpeace adalah organisasi liar.

"Semoga tobatnya Greenpeace diikuti dengan ketobatan yang lain. Tobat segera melapor ke Kesbangpol, tobat untuk transparan terhadap pengelolaan dana, tidak menerima dana judi seperti yang diberitakan selama ini dan tobat untuk tidak menjelek-jelekkan pemerintah," katanya.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi dan Solidaritas Pemuda Kemang, Ahmad S, menyatakan gembira karena LSM asing Greenpeace yang berkantor di wilayah Kemang itu tidak lagi membuat resah warga sekitar karena aktivitasnya. Selama menjalankan operasionalnya di Kemang, Greenpeace tidak memberikan manfaat bagi warga sekitar.

"Mereka sangat tertutup. Kehadiran Greenpeace hanya membuat resah, lebih banyak mudharatnya ketimbang manfaatnya. Rencananya, pekan ini ratusan warga Kemang akan demo di kantornya. Kita akan usir sesuai janjinya, untungnya, mereka menepati janji," ujar Ahmad. [guh]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya