Berita

ilustrasi, ikan teri

Bisnis

25.760 Kg Ikan Teri Ilegal Dimusnahkan

SABTU, 09 JUNI 2012 | 08:49 WIB

RMOL. Badan Karantina Ikan, Pe­ngen­­dalian Mutu dan Keamanan Ha­sil Perikanan Kementerian ke­lautan dan Perikanan (KKP) me­lakukan pemusnahan ikan teri ile­gal sebanyak 25.760 kilogram. Pe­musnahan itu dilakukan sete­lah habisnya batas waktu bagi pe­milik yang melakukan penolakan terhadap Surat Pemusnahan No­mor:  P.391 /19.0/KM.370/V/2012 yang dikeluarkan Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Kemanan Hasil Per­ikanan (KIPM) Kelas I Jambi.

“Pemusnahan itu juga didasari ke­tentuan Pasal 16 ayat (b) UU Nomor 16 tahun 1992 Pasal 33 ayat (7) Permen KP No. PER.20/MEN/2007. Jika pemilik tidak me­­ngembalikan surat (peno­la­kan) dalam batas waktu yang dite­tap­kan, maka teri tersebut harus di­mus­nahkan,” kata Kepala Badan Ka­rantina Ikan, Pengen­dalian Mu­tu dan Keamanan Hasil Perikanan KKP Prasmadji di Pelabuhan Kuala Tangkal, Jambi, kemarin.

Menurut Prasmadji, penetapan ikan teri itu sebagai barang ilegal ber­dasarkan laporan tim yang me­nangani tempat kejadian per­kara. Dalam laporannya, tim mene­mukan sejumlah kejang­galan terhadap ikan teri kemasan dalam 2.576 karton.

Selain itu, lanjut Prasmadji, pe­musnahan ikan teri ini seka­ligus mencegah masuknya media pem­bawa ikan teri ilegal yang ber­potensi menimbulkan anca­man penyebaran hama dan pe­nyakit ikan serta ancaman ter­hadap tata niaga hasil perikanan.

 Didasari hasil pembahasan analisa kasus maupun analisa yu­ridis, maka pemasukan media pembawa ikan teri tersebut m­e­langgar aturan yang berlaku.  “Ka­rena itu kami melakukan pemus­nahan. Apalagi media pem­ba­wa yang bersangkutan tidak segera di­bawa ke luar dari area tujuan oleh pemiliknya da­lam batas waktu yang ditetap­kan,” ujarnya. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya