Berita

hercules rosario marshal/ist

Hercules: Gelar Bangsawan Itu Anugerah, Bukan Karena Jokowi

JUMAT, 08 JUNI 2012 | 16:20 WIB | LAPORAN:

RMOL. Tokoh kelompok pemuda di Jakarta, Hercules Rosario Marshal memperoleh gelar kebangsawanan dari Keraton Sasana Purnama, Surakarta. Muncul spekulasi bahwa pemberian gelar itu terkait kedekatan ormas yang dipimpinnya, Gerakan Raya Indonesia Baru (GRIB), dengan Partai Gerindra.

Terlebih lagi, gelar untuk Hercules tersebut diberikan di masa jelang Pilkada DKI Jakarta. Seperti diketahui, Partai Gerindra dan PDI Perjuangan mengusung Walikota Solo, Joko Widodo (Jokowi) maju sebagai calon gubernur DKI berpasangan dengan eks politisi Golkar, Basuki Tjahja Purnama.

Ketika isu itu ditanyakan langsung kepadanya, Hercules yang diberikan gelar
Kanjeng Raden Haryo Yudhopranoto, membantah.

Kanjeng Raden Haryo Yudhopranoto, membantah.

"Gelar ini tidak ada kaitannya dengan pencalonan Jokowi dalam Pilkada DKI Jakarta." ujarnya kepada JakartaBagus.Com di kantornya, Jalan Sakti Raya IV/8 Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.

Menurut dia, gelar bangsawan itu diberikan karena aktivitasnya bersama GRIB yang mengedepankan kegiatan-kegiatan sosial. Dan, itu dipandang positif oleh Keraton Surakarta.

"Ini anugerah, tidak ada kaitannya sama sekali," tegasnya.

Ia menambahkan, persoalan pilihan di Pilkada DKI Jakarta dikembalikan kepada warga Jakarta. "Semoga pilihan rakyat itu pemimpin terbaik untuk DKI Jakarta," harapnya.

Namun dia akui GRIB identik dan tidak akan terlepas dari Partai Gerindra yang didirikan oleh Prabowo Subianto. GRIB berkomitmen menjalankan semua arahan dari Partai Gerindra.

"Apalagi arahan untuk 2014, Prabowo for president, itu harga mati," tekanny.

Hercules Rosario Marshal atau yang akrab disapa Maung mendapatkan sertifikat gelar kebangsawanan dari  Keraton Sasana Purnama, Surakarta dan diberikan oleh Raja Keraton Surakarta, Paku Buwono XIII Tedjowulan, di Solo, Selasa lalu (5/6) [jbc/ald]

Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya