Berita

Abdellilah Benkirane/ist

Dunia

Benkirane: Kenaikan Harga BBM untuk Lindungi Rakyat Kecil

JUMAT, 08 JUNI 2012 | 13:18 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) ditujukan sebagai upaya mereformasi dana kompensasi sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh kelompok masyarakat bawah.

Demikian dikatakan Perdana Menteri Maroko, Abdellilah Benkirane, dalam program khusus yang disiarkan televisi Al Aoula dan 2M, Rabu waktu setempat (6/6).

Dana kompensasi tersebut, kata PM Benkirane lagi, ditata untuk menolong kelompok masyarakat miskin dan memperbaiki keadilan sosial. Dia mengingatkan bahwa paket kompensasi senilai 32,5 miliar dirham pada tahun 2012 itu digunakan untuk mensubsidi kebutuhan dasar seperti gandum (2 miliar dirham), gula (4 miliar dirham) dan gas (12 miliar dirham).

Reformasi yang dilakukan pemerintah disebutkan merupakan sebuah keharusan dan diperjuangkan sepenuhnya untuk membantu kelompok masyarakat bawah, termasuk janda, orang cacat dan orang tua. Juga disebutkan, dana kompensasi akan diberikan langsung kepada yang berhak. Dengan demikian, penerima dana kompensasi harus memiliki rekening bank atau setidaknya kartu pengenal penduduk yang valid.

Kenaikan harga BBM di negeri yang berada di ujung barat utara Afrika itu adalah pilihan strategis untuk menghindari gangguan nearaca belanja nasional. Tanpa itu, APBN Maroko akan mengalami defisit hingga 7,5 persen.

Dia juga mengatakan bahwa keputusan itu tidak berdampak pada ongkos transportasi publik dan bahan-bahan kebutuhan lainnya. [guh]

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya