Berita

vuvuzela

Euro 2012

Zozulica Ngekor Terompet Vuvuzela

JUMAT, 08 JUNI 2012 | 09:08 WIB

RMOL. Di Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan ada jenis terompet yang ber­nama vuvuzela,  di Euro 2012 ada zo­zulica yang akan menciptakan gemuruh suara dalam sta­dion.

Bisa dibilang, munculnya zozulica men­jiplak fenomena  di Piala Dunia 2010. Hanya, nama dan bentuknya berbeda dengan terompet di Piala Du­nia di Afsel. Secara historis, zozulica merupakan instru­men musik tradisional Ukrai­na, tuan rumah Eu­ro 2012 ber­sa­ma Polandia. Di­­sebutkan situs zozulica.kiev.ua, zozuli­ca me­ncerminkan warisan se­jarah Ukraina.

Komposisi alat ini dari ta­nah liat dan dibentuk se­perti burung cuckoo, sejenis bu­rung tekukur. Pada dasar­nya alat ini adalah sebuah in­strumen tiup. Bentuknya mi­rip seperti terompet kecil, mes­ki ada juga yang beruku­ran lebih kecil seper­ti peluit.

Peluit tanah liat seperti itu sudah lahir di zaman Tri­poli—tahun 3000 SM. Pe­ng­aruh ke­budaya­­an Tri­po­li saat ini ma­sih tersisa di ne­gara-negara se­perti Ukrai­na, Polandia, Mol­­dova, Ruma­nia, dan lain­nya.

Zozulica selama berabad-abad digunakan sebagai jimat pelindung di Ukraina. Diha­rapkan bisa menjadi jimat pemersatu untuk setiap orang yang berminat dan terlibat di putaran final Euro 2012.

Namun, secara suara, leng­kingan zozulica berbeda de­ngan vuvuzela. Suara zozulica umumnya lebih pelan bahkan juga bisa berirama dan melo­dius, meski sama-sama instru­men tiup. Bandingkan de­ngan suara vuvuzela yang sa­ngat keras.

Selain faktor suara, vuvu­zela dan zozulica juga memi­liki perbedaan bahan baku. Dengan dibuat dari tanah liat, zozulica disebut lebih ramah lingkungan ketimbang vuvu­zela yang berbahan plas­tik.

Saat ini zo­zu­lica sudah mu­­lai me­­ra­maikan toko-toko su­venir, khu­­sus­nya di Ukrai­na.  [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya