Berita

bashar Al Assad/ist

Dunia

Bashar al-Assad: Bahkan Monster Pun Tidak Terlibat dalam Pembantaian Houla

MINGGU, 03 JUNI 2012 | 22:45 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Setelah sekian lama dipojokkan oleh dunia internasional, Presiden Suriah Bashar al-Assad membantah semua tuduhan yang dialamatkan kepada pemerintahannya, termasuk pembantaian di Houla yang menewaskan lebih dari 100 orang.

Semua tuduhan itu, kata Bashar al-Assad di hadapan anggota Parlemen Suriah yang baru terpilih, Minggu pagi (3/6), tidak berdasar sama sekali. Ia mengatakan apa yang sedang terjadi di negerinya adalah buah dari konspirasi dan terorisme melawan Suriah.

"Sejujurnya, bahkan monster pun tidak terlibat dalam peristiwa yang kita saksikan, terutama pada pembantaian di Houla. Kriminal yang melakukan pembantaian itu bukan menjadi kriminal dalam satu jam atau satu hari. Mereka menjadi kriminal secara alami. Jadi kita harus mempersiapkan diri kita melindungi rakyat kita," ujar Bashar al-Assad yang berkuasa di Suriah sejak 2000.

"Saat ini kita menghadapi serangan dari luar. Menghadapi serangan ini tidak sama seperti menghadapi perlawanan dari dalam," ujarnya lagi.

Pidato Bashar al-Assad di hadapan anggota Parlemen Suriah ini adalah pidato pertamanya di hadapan publik sejak bulan Januari lalu.

Pidatonya disampaikan seminggu setelah Dewan Keamanan PBB mengecam pembantaian Houla. Dewan Keamanan PBB menyalahkan pemerintahan Bashar al-Assad dalam kejadian itu.

Pernyataan Bashar al-Assad ini jelas berbeda dengan pendapat kelompok oposisi dan pemimpin negara-negara lain yang selama ini menyakini bahwa rezim Bashar al-Assad berada di balik semua pembantaian yang terjadi dalam setahun terakhir.

CNN menyebutkan, di saat Bashar al-Assad berpidato di Damaskus, kelompok anti pemerintah di Homs, dihujani tembakan. Kelompok oposisi ini mengatakan, setidaknya lima orang tewas dalam serangan itu di Homs, Aleppo dan Hama.

Kelompok oposisi juga mengaku melihat konvoi pasukan militer dalam ukuran besar sekitar 45 truk yang membawa tank, kendaraan lapis baja dan tentara yang berjalan ke arah Deir Ezzor.

Dalam pidatonya itu, Bashar al-Assad juga berjanji akan mengampuni kelompok oposisi yang menghentikan serangan.

"Saya menyerukan untuk meletakkan senjata, dan pemerintah tidak akan membalas, sekarang maupun nanti. Kami memaafkan siapapun yang melawan kami di masa lalu," sambungnya lagi.

Dilaporkan bahwa pidato Bashar al-Assad berlangsung selama sekitar 70 menit. [guh]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya