Berita

ilustrasi/ist

Kesehatan

Kemenkes Buat Telepon Darurat Medis Di Pedesaan

JUMAT, 01 JUNI 2012 | 08:04 WIB

RMOL.Untuk mengatasi angka ke­matian ibu dan anak, Wakil Men­teri Kesehatan Ali Gufron me­la­kukan kerja sama dengan Ke­men­terian Komunikasi dan In­fomatika (Kominfo) dan PT Tel­kom Tbk guna menyiapkan la­yanan medis darurat melalui ja­ringan telepon.

“Kami sedang menyiapkan la­yanan darurat melalui telepon 119 atau 118, sehingga ibu yang akan melahirkan segera dapat langsung ditangani oleh tim me­dis,” kata Ali.

Menurut dia, kerja sama ini sa­ngat penting dilakukan untuk membantu proses kelahiran ibu. Sebab, faktor keterlambatan la­ya­nan medis salah satu pemicu tingginya angka kematian ibu dan anak.

“Diharapkan dengan adanya 1 nomor darurat ini, penangan­an terhadap ibu yang melahir­kan bi­sa cepat, sehingga secara tidak langsung mam­pu mem­ban­tu me­nekan ke­matian ibu dan anak ke depan,” harapnya.

Saat ini Kemenkes masih memfokuskan pada peningkatan layanan bidan terutama di wi­la­yah pedesaan serta pengelolaan dana Jaminan Persalinan (Jam­persal) dengan baik.

“Kualitas bidan, Jampersal, ban­­­tuan medis melalui telepon da­­rurat di pedesaan akan diper­kuat agar tingkat kematian ibu dan anak bisa menurun,” tegasnya.

Dia menjelaskan, adanya te­le­pon darurat dinilai penting karena masyarakat akan mendapatkan pertolongan medis dengan cepat melalui nomor telepon darurat.

Sekretaris Dirjen Bina Upaya Kesehatan Kemenkes Nurshanty Andi Sapada menambahkan, no­mor darurat sangat penting ka­re­na selama ini kemenkes belum memiliki nomor darurat yang berlaku nasional.

“Nantinya tiap orang harus pu­­nya daftar nomor darurat me­dis di masing-masing daerah,” jelas Nurshanty.

Asosiasi Rumah Sakit Vertikal In­­donesia (ARVI) yang mena­u­ngi beberapa rumah sakit di ba­wah Kemenkes tengah mengem­bang­kan call center di 4 kota, yak­ni Ja­kar­ta, Medan, Manado dan Makassar.

Keempatnya belum meng­gu­nakan 1 nomor yang sama, na­mun lebih difokuskan pada ke­tersediaan layanan terpadu.

ARVI yang juga menggan­deng PT Telkom ini mengung­kapkan, di masing-masing ko­ta, call center akan mendata se­lu­ruh ru­mah sakit berikut ke­mam­puan spe­sialisasi gawat darurat­nya se­hingga ketika ada pang­gilan da­rurat bisa lang­sung di­rujuk ke rumah sakit yang se­suai.

“Sekarang masih dalam tahap mendata nama-nama rumah sa­kit untuk menyiapkan ke­mam­pu­annya menangani panggilan da­rurat selama 24 jam. Di Ja­karta mungkin lebih cepat ter­laksana,” tutur Nursanthy.

Meski tidak dikelola Ke­men­kes, sebenarnya ada be­berapa no­mor gawat darurat yang ber­laku secara nasional. Misalnya, 118 yang dikelola ‘Yayasan Am­bulans Darurat 118’, dan ju­ga 112 yang berlaku internasio­nal dan tetap bisa digunakan sebagai layanan standard pada semua telepon genggam meski kartu SIM-nya dilepas. [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

KPK Panggil 13 Saksi Kasus Mantan Wamen Imipas Silmy Karim

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22

Gugatan PT KSS, Ahli Nilai Keputusan Kemenhub Timbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21

Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12

Laporan HAM PBB Sebut Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01

Jakarta 499 Tahun: Birokrasi Modern Belum Cukup Tanpa Perspektif HAM.

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00

BKKBN: 8,1 Juta Keluarga di Indonesia Berisiko Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41

Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29

Konbes–Munas NU Ploso Diwarnai Aksi Intimidasi dan Motif Kepentingan Pribadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adi Bakti Tani-Nelayan Maha Utama

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18

Selengkapnya