Berita

agus suhartono/puspen tni

Panglima TNI Kukuhkan 67 Pengurus Pusat FKPPI

SENIN, 21 MEI 2012 | 16:43 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Kesungguhan, kerja keras dan totalitas menjadi tuntutan kepada setiap putra-putri purnawirawan TNI sekarang dan di masa mendatang. 

Demikian disampaikan Panglima TNI, Laksamana Agus Suhartono, saat mengukuhkan 67 orang Pengurus Pusat Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI-Polri (GM FKPPI) masa Bhakti 2012-2016, di Ballroom Hotel Sultan Jakarta, Senin (21/5).
 
Seperti tertulis dalam rilis yang dikirimkan Pusat Penerangan TNI beberapa saat lalu, Panglima tegaskan juga bahwa FKPPI tidak dapat meninggalkan jati dirinya sebagai bagian dari keluarga besar TNI-Polri yang telah turut mewarnai kehidupan generasi muda Indonesia melalui serangkaian kiprah positif selama ini. Harapan yang sangat besar pada kepengurusan ini, untuk lebih memacu dan memperbesar hasil pembangunan khususnya di bidang kepemudaan..


Panglima TNI memberikan harapan dan atensi agar dijadikan pedoman dalam pelaksanaan tugas bagi seluruh pengurus GM FKPPI yaitu; pertama, tingkatkan terus keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral dan etika dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Kedua,  generasi muda FKPPI harus mampu melahirkan karya-karya nyata dan kontribusi positif terhadap pembangunan nasional, khususnya di bidang kepemudaan.

"Citra bangsa yang telah terbangun selama ini tentunya tidak terlepas dari peran generasi mudanya, sehingga ke depan kapasitas dan kapabilitas generasi muda selaku penerima tongkat estafet kepemimpinan," ucap Panglima.

Ketiga, pengurus generasi muda FKPPI harus dapat menjadi penjuru dalam membangun kembali karakter dan jatidiri bangsa yang berlandaskan empat pilar kebangsaan.  Keempat, dalam konteks kemitraan dengan TNI-Polri, FKPPI diharapkan dapat seiring sejalan dalam mengawal dan mengamankan NKRI serta membangun kesejahteraan masyarakat, bangsa dan negara Indonesia bersama komponen bangsa lainnya. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya