Berita

Syarif Hasan /ist

Kementerian Koperasi dan UKM Kuatkan Reformasi Birokrasi

SENIN, 21 MEI 2012 | 14:42 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Kementerian Koperasi dan UKM melakukan penguatan pada bidang reformasi birokrasi. Menyusul ditariknya Hasnawi Bachtiar dari jabatan Asisten Deputi Pemantauan dan Evaluasi Ketatalaksanaan pada Deputi Bidang Tata Laksana Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) menjadi Kepala Biro Umum pada Sekretariat Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) di auditorium Kementerian Koperasi dan UKM, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Menteri Koperasi dan UKM Syarif Hasan menolak tujuan pengangkatan dari orang luar Kemenkop UKM itu dikarenakan mempunyai pengalaman tentang masuknya Kemenkop UKM dalam tiga besar kementerian terburuk dalam layanan publik, utamanya sosialisasi antikorupsi di lingkungan kementeriannya.

Menurut Syarif, tujuan pengangkatan orang luar Kemenkop UKM bahkan dari Kemen PAN-RB dikarenakan untuk menjaga track record yang sudah bagus selama ini. Maka itu, dia menyebutnya sebagai upaya penguatan dari program pemerintah dalam reformasi birokrasi.


"Dari 66 orang, ada satu orang yang ditarik dari luar Kemenkop UKM dan ditempatkan pada posisi Kepala Biro Umum di bawah Sekretariat Kemenkop UKM. Tujuanya supaya birokrasi dapat terjaga lebih baik. Kami harus dinamis dan menjaga, serta me-maintenance," ungkap Syarif usai pelantikan.

Tak hanya menarik orang dari luar lingkungan Kemenkop UKM, Syarif pun melakukan terobosan dengan meningkatkan status bagian penelitian lebih tinggi. Kalau sebelumnya peneliti di dalam lingkungan Deputi Bidang Pengkajian Kemenkop UKM, sekarang peneliti statusnya di dalam lingkungan Sekretariat Kementerian (Sekmen) Koperasi dan UKM.

"Tujuan saya supaya lebih bisa berkomunikasi sekalipun di bawah Sesmen. Tugas mereka, misalnya, kalau ada rencana pembatasan BBM dari pemerintah, maka peneliti sudah lebih dulu tahu antisipasinya dan kemudian dilaporkan kepada saya. Disamping itu, saya pun lebih cepat berkomunikasi menyangkut kebijakan atau rencana program pemerintah pusat," urainya.

Peneliti ini, lanjut Syarif, merupakan tulang punggung. Tapi peningkatan status ini bukan lantas menjadi lembaga khusus. Secara stuktural tetap saja di lingkungan Kementerian Koperasi. Cuma sekarang masuk di lingkungan Sesmen.

"Karena itu, harapan saya, peneliti harus responsif, terutama di bidang UKM. Dalam antisipasi peneliti, misalnya, mereka memberitahukan apa yang harus dilakukan dan apa untung ruginya. Atau mana-mana saja yang perlu dilakukan dan diabaikan. Semua ini perlu dikoordinasikan kepada saya," harapnya.[mar]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Manifesto PRD 1996: Ketika Sekelompok Anak Muda Membuat Penguasa Susah Tidur

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:27

Kanada Minta Warganya Waspadai Wabah Cyclospora sebelum Bepergian ke AS

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:16

BRI Peduli Buka Jalan UMKM Mebel Sukoharjo Tembus Pasar Global

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:10

Ganti Kapolri dan Jaksa Agung Diusulkan Barengan

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:06

Kemnaker Jamin 134 Pegawai PT Amos Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:03

Purbaya Ungkap Alasan RI Tawarkan Pajak 0 Persen Selama 50 Tahun di PFII

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:47

KPK Sita Toyota Alphard Diduga Hadiah Proyek Bupati Lalu Ahmad Zaini

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:30

Risiko Perang Terbuka AS-Iran Meningkat Gegara Rebutan Selat Hormuz

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:23

KPK Bantah Kabar Penangkapan Gatot Heroe Hernanda

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:17

Fahira Ungkap Lima Tantangan Anak Indonesia dan Solusinya

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:12

Selengkapnya