Berita

syarief hasan/ist

Menteri Syarif Hasan Dorong Generasi Muda Jadi Pengusaha

RABU, 09 MEI 2012 | 14:32 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Pemerintah menginginkan terjadi pergeseran mindset atau cara berpikir generasi muda untuk tidak mencari pekerjaan setelah menyelesaikan pendidikan, melainkan memilih menjadi wirausaha sekaligus menjadi pencipta lapangan kerja.

"Kita ingin mendorong generasi muda menjadi wirausaha muda, meski masih menjalani pendidikan. Mereka hendaknya sudah berpikir menjadi wirausaha," kata Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan saat membuka acara peningkatan kapasitas SDM koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah (KUMKM) di Makassar (Rabu, 9/5).

Dia juga menginginkan agar pertanyaan di antara sesama mahasiswa juga berubah. Selama ini pertanyaan sangat umum, yakni kapan menyelesaikan pendidikan. Menteri Koperasi dan UKM menginginkan pertanyaan itu diganti dengan kapan menjadi wirausaha.


Dengan demikian, mahasiswa sudah mempunyai pola pikir positif untuk menjadi seorang wirausaha muda sejak awal dan andal. Sebab, katanya, seorang wirausaha pada dasarnya memiliki kemampuan optimal menciptakan opportunity atau peluang-peluang usaha. Dan itu dimiliki alumnus perguruan tinggi.

Karena itu mereka diharapkan mampu mentransformasikan ilmu kewirausahaan yang telah diraih melalui strata ilmu dari jalur pendidikan perguruan tinggi. Apabila harapan itu bisa direalisasi para mahasiswa maupun alumnusnya, maka makin meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara.

Oleh karena itu Syarief Hasan menegaskan pendidikan dan pelatihan yang dilaksanakan Deputi Bidang Pengembangan Sumberdaya Manusia Kementerian Koperasi dan UKM, sangat strategis untuk melibatkan kaum generasi muda membangun perekonomian Indonesia.

"Secara spesifik untuk membangun perekonomian Provinsi Sulawesi Selatan, karena yang ditingkatkan kapasitasnya adalah kamum generasi muda dari Sulawesi Selatan," tukas Syarief Hasan kepada peserta yang juga dihadiri Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin.

Pada kesempatan sama Syrief Hasan melakukan penandatanganan kesepakatan atau MoU dengan Universitas Muslim Makassar untuk meningkatkan program kewirausahaan. Perguruan tinggi tersebut bahkan akan dijadikan sebagai pusat inkubator bisnis untuk provinsi Sulawesi Selatan.

Kepada Rektor Universitas Muslim Indonesia, Masrurah Mukhtar, Syarief Hasan mengatakan supaya segera melaksanakan action plan atau tindakan lebih konkret untuk mengembangkan program kewirausahaan melalui institusi yang dipimpinnya.

Meski deminkian, Masrurah tetap mengharapkan pendampingan dari Kementerian Koperasi untuk melaksanakn tugas tersebut. Terutama untuk melakukan perbaikan dalam sistem atau program kewirausahaan melalui pusat inkubatir bisnis perguruan tinggi. [ysa]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

UPDATE

Mahkota Peradaban adalah Kemanusiaan

Senin, 26 Januari 2026 | 17:59

Thomas Djiwandono Ulas Arah Kebijakan Ekonomi di Hadapan DPR

Senin, 26 Januari 2026 | 17:49

Pemkab Bekasi Larang Developer Bangun Rumah Baru

Senin, 26 Januari 2026 | 17:46

Pengamat: SP3 Eggi Sudjana Perlu Dikaji Ulang

Senin, 26 Januari 2026 | 17:31

Adies Kadir Diusulkan jadi Calon Hakim MK Gantikan Arief Hidayat

Senin, 26 Januari 2026 | 17:26

Oknum TNI AL Pengeroyok Buruh di Talaud Bakal Ditindak Tegas

Senin, 26 Januari 2026 | 17:13

KLH Tunggu Langkah Kementerian Lain soal Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Senin, 26 Januari 2026 | 16:58

Noel Ebenezer Ingatkan Purbaya: Ada Pesta Bandit Terganggu

Senin, 26 Januari 2026 | 16:53

Longsor Watukumpul

Senin, 26 Januari 2026 | 16:51

Habiburokhman: Rekomendasi DPR kepada Polri Bersifat Mengikat

Senin, 26 Januari 2026 | 16:42

Selengkapnya