RMOL. Entrepreneurs selalu siap menghadapi perubahan serta mengambil berbagai resiko sesuai dengan karakter ketika menjalankan usahanya. Itu adalah ciri khas seorang entrepreneurs. Apabila tidak berani mengambil reskio dan takut gagal, maka bisa dipastikan dia bukan seorang entrepreneurs sejati.
Demikian disampaikan Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan, usai pertemuan entrepreneurs se-Indonesia yang diadakan di Jakarta, belum lama ini.
"Berbicara tentang dunia entrepreneurs, maka mereka adalah pahlawan ekonomi Indonesia," katanya.
Apa yang disampaikannya, kata Syarief, bukan tanpa sebab. Terbukti selama dua tahun terakhir, jumlah wirausaha Indonesia meningkat drastis untuk mendukung perekonomian nasional. Pada 2010 jumlah wirausaha sekitar 0,18 persen dan naik ke angka 0,24 persen pada tahun 2011. Kemudian pada awal 2012, jumlahnya makin signifikan mencapai angka 1,56 persen. Dan kenaikan ini terjadi, katanya, karena pemerintah mendorong terus pertumbuhan entrepreneurs.
"Dorongan tersebut di antaranya dilaksanakan melalui Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) maupun semangat kaum entrepreneurs yang terus bertambah," katanya.
Menurut Syarief, jumlah entrepreneurs Indonesia dibandingkan dengan jumlah entrepreneurs negara-negara lain, seperti Malaysia maupun Singapura di kawasan Asia Tenggara, Indonesia memang masih tertinggal. Akan tetapi, dunia internasional sudah mulai diakui sebagai negara yang memiliki pertumbuhan pesat.
Tujuan dari pertumbuhan itu bagi pemerintah, lanjut Syarief, untuk menyerap tenaga kerja. Sebab, kelompok ini kreatif dan inovatif untuk menciptakan lapangan kerja melalui berbagai bisnis yang mereka ciptakan.
"Semakin tinggi persentase wirausahawan satu negara, maka makin tinggi tingkat kesejahteraan satu Negara," katanya.
Menurut dia, pemerintah juga tidak membiarkan para wirausahawan itu berjuang sendirian. Syarief menjanjikan, apabila ada entrepreneurs baru memulai usaha dan ingin meningkatkan kapasitasnya, akan difasilitasi pembiayaannya.
Kata Syarief, pada awalnya dirinya memperkirakan pertumbuhan entrepreneurs Indonesia mencapai angka 2 persen dari jumlah populasi penduduk, bisa tercapai pada 2014. Tapi, berdasarkan semangat generasi muda memposisikan dirinya menjadi wirausaha, maka target itu diyakininya akan terpcai pada 2013.
"Dengan dukungan dari generasi muda, saya optimistis dalam 3 hingga 5 tahun mendatang, Indonesia bisa menjadi negara
entrepreneurs 10 besar di dunia. Apalagi ada dukungan dari sisi pembiayaan yang sumbernya disesuaikan dengan kapasitas usaha
entrepreneurs," demikian Syarief.
[ysa]