Berita

Peran Pemda untuk Perlindungan TKI Masih Dipertanyakan

JUMAT, 27 APRIL 2012 | 11:44 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Selain pemerintah pusat, pemerintahan daerah juga harus aktif dalam menangani Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri. Keterlibatan Pemda mempermudah negara dalam mengurus mereka yang dijuluki pahlawan devisa itu.

"Sebenarnya sangat dibutuhkan peran daerah, seperti perekrutan TKI agar jelas dari mana asalnya, apa latar belakangnya dan apa keahliannya," kata anggota Komite III DPD RI Abdi Sumaithi, saat diskusi Perspektif Indonesia "Pahlawan Devisa yang Tersia-Sia" di Ruang Wartawan DPD, Jakarta, Jumat, (27/4).

Abdil menilai, nasib TKI sudah seperti sinetron, sedih tanpa akhir. Menurut senator asal Provinsi Banten ini, pemerintah mesti menjadikan penegakan UU yang berlaku sebagai langkah penting dalam pengiriman TKI.


Perdebatan soal perlakuan dan perlindungan negara yang amat minim pada TKI dui luar negeri menjadi memanas kembali setelah ditemukan indikasi yang mengarah ke fakta bahwa tiga TKI asal Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, diberondong peluru oleh lima polisi Malaysia.

Tragedi yang meluapkan lagi kemarahan rakyat Indonesia itu terjadi di area Port Dickson, Negeri Sembilan, Malaysia, pada 24 Maret sekitar pukul 05.00 waktu setempat. Sejauh ini diketahui motif penembakan polisi Malaysia dikarenakan ketiga TKI itu diduga berusaha merampok di kawasan tersebut.[ald]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya