Berita

ist

VIDEO MESUM DPR

Gambar Mesum Sudah Lama Diketahui, PDIP Curigai Motif Politik

RABU, 25 APRIL 2012 | 11:25 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Wakil Ketua DPR dari PDI Perjuangan Pramono Anung menyesalkan tuduhan kepada dua kader partainya terkait video dan foto mesum. Video diduga melibatkan Wakil Ketua Komisi VI DPR, Aria Bima, dan anggota Komisi IX Karolina Margaret.

"Tentunya kita ingin mengetahui kebenarannya. Karena yang muncul di beberapa media, kalau mau jujur, saya membantah ini dilakukan antar kader," ujar Pramono Anung kepada wartawan di gedung DPR, Jakarta, Rabu (25/4).

Dugaan mantan Sekjen PDIP itu, ada motif tertentu atau lebih tegasnya upaya menjatuhkan dari pihak tertentu yang menargetkan salah seorang kader PDI Perjuangan yang sedang naik daun karena menggalang protes DPR ke pemerintah.


"Bukan hari ini saja, tapi sekitar 5 atau 6 bulan yang lalu sudah ada (foto dan videonya). Dan ini ada kaitannya dengan kekecewaan seseorang. Mengenai kebenarannya saya belum tahu," ungkap politisi bersapaan Pram itu.

"Ancaman itu ada, tapi tidak kami sikapi, karena tidak ada buktinya," tambah dia.

Pram terangkan bahwa menjadi ranah partainya untuk melakukan investigasi dan penyelidikan apakah benar pempublikasian video dan foto itu menyangkut nama seorang pejabat publik. Penyelidikan itu juga menjadi kewenangan Badan Kehormatan.

"Jangan sampai kemudian orang yang menjadi korban pemerasan itu malah menjadi korban persepsi publik," sesalnya.

Dia tidak terlalu jauh  memastikan telah ada upaya black campaign dan ada sangkut pautnya dengan perkara politik seperti Pilkada Kalimantan Barat karena Karolina adalah putri Gubernur Kalimantan Barat, atau hak interpelasi pada kebijakan Menteri BUMN yang dimotori Aria Bima. [ald]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya