Berita

ilustrasi

PILPRES 2014

"Ukuran Capres Bukan Ketua Umum, Tapi Dedikasi Untuk Rakyat"

SENIN, 23 APRIL 2012 | 19:30 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Ukuran Calon Presiden (Capres) bukan sebagai Ketua Umum partai politik. Namun, Capres harus memiliki dedikasi yang tinggi kepada partai maupun kepada rakyat.

Hal itu disampaikan oleh pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Ikrar Nusa Bakti kepada wartawan, di Gedung DPR , Jakarta, Senin (23/4). Dijelaskannya, Ketua Umum partai bukan menjadi tolak ukur Capres, melainkan harus memiliki dedikasi tinggi kepada rakyat.

"Ukuranya bukan cuma Ketua Umum, tetapi elektabilitas dia, kepemimpinan dia, dimana dedikasi dia untuk golkar dan juga dedikasi dia untuk masyarakat secara keseluruhan. Tidak harus ketua umum dong," jelas Ikrar.


Dikatakan Ikrar, Jika ingin menghasilkan keputusan yang baik, maka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar sebaiknya menjalankan sistem demokrasi. "Buat saya mau Rapimnas dipercepat atau tidak, yang penting mekanismenya benar dan ukurannya apa, dan memberikan kepada tokoh-tokoh lain," ucapnya.

Untuk itu, menurutnya Rapimnas itu harusnya mekanisme untuk memutuskan suara partai, bukan cuma gong semata. Dijelaskannya, jika itu cuma gong semata nanti pimpinan-pimpinan Golkar akan melakukan manipulasi politik.

"Saya harus berani mengatakan itu. Kalau hal ini tertutup bagi nama lain, bagaimana Golkar bisa menarik pemilih diluar kalau diintern masih pecah, ini yang dikatakan manipulasi politik. Apakah omongannya bisa dipegang," demikian Ikrar. [mar]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya