Berita

Menteri Imin/ist

Kurangi Sarjana Penganggur, Menteri Imin Galakkan Program Pemagangan Nasional

MINGGU, 22 APRIL 2012 | 18:18 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Guna mengurangi tingkat penganguran ditingkat sarjana, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuat program pemagangan nasional.

Dijelaskan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar, nantinya seluruh sarjana setelah lulus dari perguruan tinggi langsung diarahkan ke program pemagangan yang meliputi, magang di perusahaan, kegiatan pemberdayaan kemasyarakatan dan pelatihan kerja.

"Mereka (sarjana) bisa memilih diantara tiga jalur itu," katanya dalam rilis yang diterima redaksi (Minggu, 22/4).


Dengan memasuki jalur tersebut, para sarjana bisa mengeluarkan keahlian yang dimiliki, sehingga bila suatu saat keluar dari dunia magang dan diterima di dunia kerja bisa langsung mengimplementasikannya. Muhaimin berharap kedepannya tidak ada lagi sarjana pengangguran.  

"Jangan sampai mereka lulus bingung mau kemana setelah itu," katanya.

Selain itu, pemerintah bertekad menurunkan angka pengangguran menjadi 5,1 persen pada tahun 2014. Untuk itu, tutur Muhaimin, mulai dari sekarang pemerintah terus berupaya menciptakan lapangan pekerjaan baik formal maupun informal yang diharapkan dapat menyerap para.

Walaupun perekonomian Indonesia menghadapi masalah, lanjutnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia semakin membaik dan terjadi penurunan tingkat pengangguran sebesar 6,56 persen. Namun secara absolut jumlahnya masih cukup besar yakni 7,7 juta.

Dikatakan Ketua Umum PKB ini, tingginya angka pengangguran merupakan masalah serius, karena mempunyai dampak terhadap instabilitas ekonomi, politik dan keamanan dan juga menggambarkan belum optimalnya pemanfaatan sumber daya yang ada.

Beberapa masalah lain yang juga dihadapi, lanjutnya mengenai krisis keuangan global yang mengakibatkan menurunnya investasi baru, sehingga kesempatan kerja baru juga relatif terbatas, terlebih lagi investasi baru lebih berorientasi pada teknologi yang tidak ramah terhadap penyerapan tenaga kerja. Tidak hanya itu, kurangnya motivasi masyarakat untuk menciptakan lapangan kerja sebagai wirausaha yang pada umumnya cenderung bersifat pasif dan senang mencari pekerjaan atau bekerja pada orang lain.

Muhaimin menjelaskan, setiap tahunnya pertambahan angkatan kerja mencapai dua juta orang, lebih besar jumlahnya dibanding dengan kesempatan kerja yang diciptakan sehingga jumlah penganggur akan selalu meningkat.
Untuk itu, lanjut Muhaimin, diperlukan suatu komitmen yang serius dari seluruh kalangan yaitu, pemerintah, dunia usaha dan seluruh komponen masyarakat untuk mengatasi pengangguran yang dilakukan secara terencana, terkoordinasi, terpadu dan berkesinambungan.[dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil

Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21

Jokowi Pilih Lampung sebagai Awal Safari karena Tanah Tak Bertuan

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41

OTT Bupati Langkat Temukan 55 Keping Platinum Senilai Rp40 Miliar Lebih

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16

Hampir 3.000 Orang Tewas, Venezuela Mulai Hentikan Operasi Pencarian Korban Gempa

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07

Komedian Narji Bikin Khitanan Massal PSI Diserbu Anak-Anak

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26

Sudah Ada Perpres, Pakar: Promosi LGBT di Medsos Bisa Berujung Pengadilan

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13

PM Singapura Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo Besok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08

Pemerintah Perkuat Literasi Siber Antisipasi Ancaman AI dan Hoaks

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01

Daftar Lengkap 16 Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar

Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55

Selengkapnya