Berita

Fauzi Bowo

Acungkan Jari Tengah, IBSW Laporkan Foke ke MUI

RABU, 18 APRIL 2012 | 20:42 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Belum selesai kegelisahan soal tindak kekerasan yang belakangan marak dilakukan geng motor kian membuat warga Jakarta dirundung ketakutan, kini orang nomor satu di Provinsi DKI Jakarta berperilaku tak ubahnya komunitas beringas.
 
“Aksi liar” Foke pada Minggu (15/4) di sebuah acara Pasar Besar & Motor Seken di Senayan, Jakarta Pusat, yang mengacungkan jari tengah bersama sekelompok group band, mengundang keresahan masyarakat.

“Mengacungkan jari tengah dalam penilaian publik, dimaknai sebagai ekspresi sikap pamer superioritas,” Ujar Nova Andhika Chairman Indonesia Bureaucracy Service Watch (IBSW), di Anomali Caffe, Jakarta (18/4).


Sementara, lanjutnya, publik internasional memaknai aksi pengacungan jari tengah adalah sebagai simbol alat kelamin.

“Sedangkan publik internasional memahami aksi mengacungkan jari tengah sebagai ungkapan seronok simbol alat kelamin, ” ujar Nova melanjutkan.

Nova menilai pembelaan diri yang di ungkapkan oleh Foke di beberapa media massa Senin (16/4) lalu, sangatlah tidak masuk akal.

“Melalui Juru Bicara Pemprov DKI Jakarta, Fauzi Bowo mengklarifikasi bahwa tindakan mengacungkan jari tengahnya adalah sebagai sikap yang hanya mengikuti gaya pemenang dan tidak mengerti apa-apa,” Ujar Nova,

“padahal beliau sering berpergian ke luar Negri, dan beliau mengambil studi di Luar Negri, tentu memiliki pemahaman yang mapan atas pergaulan international terkait arti dari sikap mengacungkan jari tengah, dan saya rasa simbol seperti itu sudah tidak asing lagi, baik untuk anak-anak jaman sekarang maupun puluhan tahun yang lalu,” tegas Nova Melanjutkan.

Sikap dan karakter Foke yang pada suatu saat mendadak jadi ‘Pengikut Buta’ merupakan karakter yang sangat membahayakan, dan sangat kontraproduktif dengan jabatan dan kekuasaannya sebagai Kepala Daerah.

“Tak ayal, jika problematika sosial di Jakarta dengan maraknya jumlah warga miskin, masyarakat putus harapan dan penderita gangguan jiwa yang berseliweran di jalan-jalan protokol ibukota sebagai impak dari karakter Gubernur DKI Jakarta yang tak berbanding lurus dengan norma, etika dan nilai keteladanan” Tegasnya.

Untuk itu IBSW dalam pernyataan sikapnya akan mengadukan masalah ini pada Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan meminta MUI untuk mengambil tindakan tegas atas apa yang sudah dilakukan oleh foke, karena dinilai sudah melanggar kepatutan dari agama. IBSW menyatakan sikap sebagai berikut.

"Mendesak kepada Majelis Ulama Indonesia Republik Indonesia untuk memanggil Gubernur Fauzi Bowo dan mempertanyakan perilaku seronok yang dilakukannya serta dapat mengingatkan Gubernur agar bersikap sesuai kaidah agama yang dianutnya," tegasnya. [mar]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya