Berita

ilustrasi

Ridwan IHCS: Langkah BPK Terhadap Freeport Sudah Tepat

SABTU, 14 APRIL 2012 | 00:30 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) akan melakukan audit terhadap perusahaan yang mengelola tambang emas di Indonesia. Audit diantaranya akan dilakukan terhadap perusahaan asing PT Freeport di Papua dan PT Newmont Nusa Tenggara di Nusa Tenggara Barat, dan perusahaan dalam negeri, PT Aneka Tambang.

"Langkah ini tepat dan patut diapresiasi," kata Wakil Ketua Indonesian Human Rights Committee for Social Justice (IHCS) Bidang Politik dan Jaringan, Ridwan Darmawan, kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Jumat, 13/4).

IHCS sendiri selama ini banyak menyorot dugaan kerugian negara dari ekplorasi yang dilakukan PT Freeport. Tahun lalu, mereka melaporkan dugaan koruptif perusahaan yang berkantor di Arizona, Amerika Serikat, itu kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Freeport diduga telah merugikan keuangan negara hingga 256,1 juta dolar AS atau setara dengan Rp2,18 triliun.


Kerugian itu timbul karena sejak perpanjangan kontrak karya tahun 1991 Freeport hanya menyetor royalti kepada pemerintah Indonesia sebesar satu persen. Padahal sejak 31 Juli 2003 terbit Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2003 tentang Tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang Berlaku Pada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, dimana ditetapkan royalti emas dipatok sebesar 3,75 persen.

Sebelumnya, selama kurang lebih 25 tahun, Freeport hanya membayar royalti tembaga kepada pemerintah sejak pertama kali masuk ke Papua berdasarkan Kontrak Karya  Generasi Pertama (KK I) tahun 1967 dimana hanya melaporkan menambang tembaga. Padahal pada tahun 1978, terbukti selain mengeksplorasi tembaga, Freeport juga mengeksplorasi emas.

"Selain itu kami juga menggugat Freeport ke PN Jaksel, dan membuat laporan ke BPK dan mendorong agar BPK melakukan audit terhadap proses ekplorasi emas oleh Freeport," jelas Ridwan.

Lebih dari itu, kata Ridwan, IHCS juga meminta BPK menelusuri apakah laporan pemasukan negara baik dari pajak, royalti dan lain-lainnya dari Freeport telah sesuai dengan apa yg dikeruk oleh Freport atau tidak.

"Langkah BPK penting untuk mengetahui berapa kerugian negara oleh Freeport," tandas Ridwan.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua BPK Ali Masykur Musa mengatakan audit BPK akan lebih difokuskan pada dana bagi hasil, royalti, dan reklamasi. Ia pun menegaskan setelah pemeriksaan selesai dilakukan, jika ada potensi pelanggaran hukum maka hal itu akan diteruskan kepada penegak hukum.[dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil

Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21

Jokowi Pilih Lampung sebagai Awal Safari karena Tanah Tak Bertuan

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41

OTT Bupati Langkat Temukan 55 Keping Platinum Senilai Rp40 Miliar Lebih

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16

Hampir 3.000 Orang Tewas, Venezuela Mulai Hentikan Operasi Pencarian Korban Gempa

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07

Komedian Narji Bikin Khitanan Massal PSI Diserbu Anak-Anak

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26

Sudah Ada Perpres, Pakar: Promosi LGBT di Medsos Bisa Berujung Pengadilan

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13

PM Singapura Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo Besok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08

Pemerintah Perkuat Literasi Siber Antisipasi Ancaman AI dan Hoaks

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01

Daftar Lengkap 16 Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar

Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55

Selengkapnya