Berita

ilustrasi

KESEJAHTERAAN HAKIM

Eman KY: Kita Sudah Care dari Dulu

SELASA, 10 APRIL 2012 | 06:41 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Komisi Yudisial (KY) sudah sejak lama mengupayakan agar para hakim mendapat hak penghidupan dan kesejahteraan.

"Tahun lalu saya ketemu Presiden, menyampaikan waktu itu remunerasi para hakim yang baru dibayarkan 70 persen. Respon waktu itu, Presiden (sampaikan) iya," ujar Ketua KY, Eman Suparman dalam talkshow di Metro TV (Selasa, 10/4).

Sehingga, kata Eman, KY sebenarnya sudah care dengan nasib para hakim dari dulu. Namun lagi-lagi, kata dia, penyelesaian atas hal tersebut tidak jelas.  Hal ini ditegaskan dia terkait ancaman para hakim yang akan melakukan aksi mogok kalau tuntutan kenaikan gaji yang mereka minta tidak dipenuhi pemerintah.


Eman menuturkan, dalam pertemuan tahun lalu itu, dirinya bersama anggota KY lainnya menyampaikan juga mengenai belum diterimanya gaji hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) kepada presiden SBY.

"Pikiran saya waktu itu langsung diintruksi ke Menpan dan Menkeu," ujar dia.

Terkait ancaman aksi mogok sidang yang disampaikan para hakim, Eman meminta agar itu tidak dilakukan. Sebab, tidak mogok saja perkara menumpuk apalagi kalau para hakim mogok.
 
"Saya bersama Pak Jimly akan menemani (perwakilan) hakim ke Menpan jam 08.00 pagi ini," ucapnya mempertegas KY setuju dan mendukung tuntutan peningkatan kesejahteraan bagi para hakim. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya