Berita

Harga BBM Tak Naik, Hatta Rajasa Akui Pemerintah Menanggung Risiko

SABTU, 31 MARET 2012 | 14:58 WIB | LAPORAN:

Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa mengakui ada resiko yang harus ditanggung pemerintah jika tidak menaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Pasalnya saat ini harga minyak Indonesia (ICP) masih terus meningkat.

"Anda mengatakan risiko jebol, makanya kita faham ada risiko tersebut. Makanya kita mengajukan kenaikan BBM Rp1500 (per liter) itu," ujar Hatta di Rumah PAN, Jakarta Selatan, Sabtu (31/3).

Namun Hatta mengaku tidak bisa berbuat apa-apa. Karena pembahasan dan keputusan apakah harga BBM naik merupakan kewenangan DPR. Dan itu sudah dimentahkan dalam Sidang Paripurna DPR-RI.

"Tapi kan sebagian berpendapat tidak begitu. Kita syukuri saja. Tidak udah dipolemikkan lagi, tidak pelu diperdebatkan lagi tidak usah ada pro-kontra terus," ujar Hatta.

Pemerintah, menurut Hatta hanya bisa berusaha untuk menjalankan apa yang telah menjadi amanat parlemen tersebut. Namun, Hatta menggarisbawahi bahwa pemerintah akan mengatur resiko apapun dengan keputusan DPR itu.

"Posturnya sesuai dengan apa yang diajukan. Asumsi-asumsinya sesuai dengan apa yang diajukan dalam RAPBN-P  harus memanage resiko fiskal ini dengan baik," demikian Hatta. [zul]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya